Tampilkan postingan dengan label random. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label random. Tampilkan semua postingan

sebuah konspirasi semesta

Konspirasi semesta yang kurang sempurna, berakhir dengan asa yang sia-sia dan tanpa makna.
Ungkapan yang cukup panjang, maka aku akan menyingkatnya sebagai; kita.
Iya, kita ada di dalam ketidak sengajaan semesta yang mungkin tanpa sengaja membuat kita bertemu.begitu saja. Dan tanpa ada niatan apa-apa.
Mungkin saja semesta sedang mencoba membuat lelucon ketika mempertemukan kita, di sandingkannya kita seperti matahari dan langit di buatnya kita tidak pernah terpisah seperti bibir pantai dengan ombak.
Satu yang semesta lupakan, matahari bukan satu-satunya benda langit dan ombak akan menjadi buih lalu menghilang ketika menyentuh bibir pantai.
Dibiarkannya aku terang dan bersinar tapi aku di buat lupa jika waktu ku terbatas, di biarkannya aku menjadi satu-satunya yang ada tapi tak diberitahukannya bahwa aku bisa saja tertutup begitu saja oleh gumpalan awan.
Dibiarkannya aku menjadi ombak yang dengan riang gembira berlomba-lomba menuju bibir pantai tapi tak pernah diberinya peringatan bahwa aku hanya akan berubah menjadi buih air laut ketika sampai di bibir pantai.
Semesta tidak adil, aku bekerja begitu keras. Aku melakukan segala yang diinginkan oleh langit.
Bahkan ketika waktu ku habis, aku masih terus memancarkan cahayaku dan orang-orang mengenalnya sebagai apa? Sinar bulan.
Bagaimana? Lucu sekali bukan. Itu yang di atur semesta dan aku terima.
Semesta tidak adil, di tawarkannya aku kebahagiaan jika aku mampu bertahan hingga bibir pantai, maka berlomba-lomba lah aku menuju kesana. Aku melakukan seperti yang dijanjikan semesta.
Tapi ketika aku akhirnya sampai di bibir pantai , aku berubah menjadi buih dan sebagian dariku yang tersisa kembali menuju lautan.
Bagaimana? Itu yang ditakdirkan semesta dan aku terima.
Aku tidak pernah menanyakan keadilan kepada semesta, aku tidak meminta lebih kepada semesta.
Aku mengikuti takdir yang di buat oleh semesta, hingga akhirnya aku sadar sebagai ombak aku tidak akan pernah benar-benar menyentuh bibir pantai dan sebagai matahari aku tidak bisa menjadi satu-satunya benda di langit.
Pun begitu dengan kita, aku tidak pernah meminta ataupun menuntut jika memang tidak, ya sudah.
Aku akan menganggapnya sebagai konspirasi semesta yang kurang sempurna.
Aku tidak menyesal
Aku tidak meminta
Aku tidak menuntut
Aku akan bersyukur
Aku akan berterima kasih
Aku akan terus berjalan  dan berharap jika semesta kembali berkonspirasi maka dia akan membuatnya dengan baik,lain kali






randomly

Tidak semua kebersamaan akan berakhir pada cinta , walau untuk terus bersama tentu saja membutuhkan cinta .
Tapi tidak semua cinta berarti harus saling memiliki , karena ada beberapa hal yang memang dicintai tapi tidak bisa dimiliki.
Dan ada beberapa hal yang harus dimengerti bahwa tidak harus semua cinta berakhir dengan saling memiliki karena ada beberapa hal yang memang dipertemukan tapi tidak untuk dipersatukan dan terikat .
Ada beberapa hal yang tidak akan bisa dimengerti oleh orang-orang entah sekeras apapun usahamu untuk menjelaskannya , entah penjelasanmu kurang meyakinkan atau bisa saja mereka terlalu malas untuk mengerti dan memahami penjelasanmu karena tidak seperti yang mereka inginkan .
Lucu memang , ini hidup kita tapi harus berjalan seperti apa yang mereka inginkan .
Pada awalnya mungkin akan terlihat seperti nyata walau tidak pada kenyataannya . tidak perlu susah payah untuk meyakinkan semua orang ketika kamu tahu apa yang terjadi sesungguhnya , sama seperti kita yang bebas menjalaninya orang-orang pun bebas berpendapat tentang hal ini.
Semua bebas selama kamu masih bisa menelusuri antara batas khayal dan kenyataan , ketika kamu masih tau antara mana mimpi dan mana dunia nyata , berhentilah ketika semua mulai terasa sulit untukmu . jangan pernah berusaha untuk tetap terlelap ketika kamu tahu telah berada jauh dari batas khayal dan kenyataan.
Tidak heran semua hal yang terasa istimewa akan berakhir dengan biasa saja karena sudah terbiasa , sama dengan semua orang perlahan-lahan mereka akan lupa akan scenario yang mereka inginkan dan membebaskanmu dari tuntutan dan harapan mereka .
Masalah akan berakhir dengan akhir yang seperti apa , itu bukan pertanyaan yang harus dipusingkan walau terkadang tujuan perjalanan harus diperjelas . selama kamu tahu dimana kamu berdiri dan masih sadar ada beberapa hal yang tidak bisa kamu lewati begitu saja semua masih terasa baik-baik saja , masalah mulai datang ketika kamu lupa dimana kamu dan ketika perlahan-lahan kamu runtuhkan sendiri larangan-larangan itu . dan ketika kamu sudah berjalan terlalu jauh , masih mungkinkah untuk kembali? Tidak ada yang tahu tidak pula dengan dirimu, sama seperti berjalan di atas semen yang belum kering kau mungkin menemukan jalan pulang tapi masih ada jejak yang tertinggal di atas semen.
Tidak perlu khawatir , tidak perlu pula mencemaskan hal-hal yang belum terjadi .penyesalan memang ada di akhir tapi tidak semua penyesalan berakhir buruk walau kekecewaan pasti ada .
 kalau memang membuatmu bahagia lakukan tapi jika terasa mulai menyesakkan maka tinggalkan , tidak perlu mempertahankan hal-hal yang membuatmu menyesal di kemudian hari. Lebih baik sakit sekarang daripada nanti , lebih mudah membunuh hama ketika belum menjalar kemana-mana.

source: ask.fm



sesal

kepada pria yang lebih menyukai hawa segar di pegunungan , apa kabar?
bagaimana mimpimu? bagaimana hidupmu?
banyak pertanyaan yang ingin aku tanyakan seandainya saja "kita" masih seperti dulu. tapi sesal ku adalah "kita" sudah tidak seperti dulu , mungkin aku yang salah atau aku yang terlalu lelah hingga akhirnya aku memilih untuk menyerah.
meninggalkan semua senyuman , tangan hangat, pundak kokoh , bahu yang lebar . semua yang sesungguhnya membuatku merasa aman. membuatku nyaman.
nyaman? apalah itu , aku sudah lupa bagaimana rasanya nyaman hingga akhirnya kau datang.
dan hal bodoh yang aku lakukan? aku meninggalkannya , mungkin lebih tepat aku yang ditinggalkan .
entahlah semua terlalu cepat , aku sendiri tidak pernah tahu apa yang terjadi tiba-tiba saja kita sudah seperti ini . terpisah satu sama lain , begitu saja.
bolehkah aku mengenangmu sesekali?
berusaha mengais-ngais kenangan . mengingat setiap sudut jalan yang pernah kita lalui?
berusaha mencari sisa-sisa jejak yang pernah kita tinggalkan di setiap tempat yang pernah kita kunjungi?

kau tahu , aku masih berharap masih terus dapat mencari senja bersama , berjuang melawan waktu yang menipis bergegas membawa sang surya kembali.
masih terus berusaha mencintai hawa segar pegunungungan selayaknya dirimu yang berusaha menyukai riuh ombak di tepian pantai.
masih terus berusaha mengerti bagaimana diammu bisa membuatku mengerti tentang banyak hal
masih terus mecoba untuk menjadi seseorang yang layak untukmu jika nantinya kesempatan kedua akan datang.
masih berusaha menemukan jawaban kenapa hembusan angin di  pegunungan lebih menyenangkan di bandingkan hembusan angin dari laut

kita. dua orang dengan kepribadian yang berbeda,sangat jauh.
aku menyukai pantai , segala macam yang berhubungan dengan pantai .
dan kau?
kau adalah seseorang yang menyukai pegunungan , membuatmu merasa lebih aman.
aku menyukai film drama-romantis yang katamu film aneh karena mereka selalu bersama di akhirnya.
dan kau?
kau menyukai film sci-fi , film action yang justru membuatku menahan kantuk setengah mati ketika menemanimu menonton film yang kata mu "lebih berbobot"
aku adalah si banyak omong , mendekati tidak bisa diam dan selalu penasaran . selalu tidak bisa berhenti jika sudah mulai berbicara , begitu katamu ketika aku mulai berbicara tanpa henti walau anehnya kau masih saja terus mendengarkan setiap ocehanku .
dan kau?
kau adalah si pendiam yang lebih sering berkutat dengan pikiranmu sendiri , yang terkadang membuatku tidak tahan untuk tidak bertanya "mikirin apa? mikirin siapa? kenapa? " walau pada akhirnya kau lebih memilih untuk tetap diam , dan menggantikan semua hal yang harusnya kau ceritakan dengan sebuah pelukan hangat untuk memastikan bahwa kau baik-baik saja . terkadang aku tidak puas , aku juga ingin kau menceritakan apa yang sebenarnya sedang memenuhi fikiranmu seperti yang selalu aku lakukan. tapi yang kau lakukan hanyalah tersenyum dan mengenggam tanganku sambil terus berjalan.
aku tahu kau tidak pernah terlalu suka untuk bertemu banyak orang sedang aku selalu menyukai keramaian dan bertemu banyak orang , tapi entah mengapa kau selalu berusaha untuk tetap mengikuti kemanapun aku pergi , seolah sedang belajar memasuki dunia ku .
dan yang bisa aku lakukan adalah berusaha memahami duniamu dalam diam , dunia senyap yang kau ciptakan sendiri .
belajar untuk menemani mu dalam diam mu , tidak bersuara dan tetap dihadapanmu untuk menunggumu kembali dari dunia yang kau ciptakan.
kita hampir tidak pernah memiliki kesamaan , tapi entah mengapa aku selalu merasa menemukan kepingan puzzle yang telah lama hilang.
seperti menemukan rumah untuk pulang ketika tidak punya arah untuk dituju.

sesalku adalah tidak pernah mencoba untuk berusaha lebih dari sekedar mengerti semua diammu.
sesalku adalah tidak pernah mencoba untuk berusaha mengerti semua makna dari pelukan tiba-tiba yang kau lakukan
sesalku adalah tidak pernah membuka kedua mataku dengan lebih lebar untuk melihat semua yang sudah kau lakukan
sesalku adalah membiarkanmu melepaskan genggaman tangan yang hangat tanpa pernah aku tanyakan "mengapa?"
sesalku adalah (pura-pura) melepaskanmu yang berakhir aku benar-benar kehilanganmu. semua tentangmu yang tidak pernah seutuhnya menjadi kita.




absur.random.

Punya tapi serasa tidak punya
Ada tapi serasa tidak ada

Mungkin jarak yang jauh dalam waktu relatif lama telah memutuskan hampir semua pehamaman kita tentang kondisi satu sama lain , menumpulkan ingatan tentang sifat dan kelakuan satu sama lain .
Membuat keributan dan berakhir dengan teriakan ,menutup telfon tanpa permisi hampir di semua percakapan melalui telfon .

Aku selalu mengingatkan bahwa aku tidak sendiri disini , tapi terkadang keadaan membuatku menyadari memaksa lebih tepatnya agar aku sadar. iya , aku sendiri .

Ketika perjalanan ini mulai terasa berat dan melelahkan, membuat ku ingin menyerah dan berhenti di titik ini . menutup semua dan berlalu pergi , samar-samar seperti ada rumah kecil di persimpangan memaksaku berjalan sedikit lebih jauh dan menambah sakit dengan melanjutkan apa yang ingin aku hentikan detik ini juga hanya demi rumah di persimpangan depan.

Aku pikir aku akan menemukan rumah sungguhan , tapi ternyata ketika 3 langkah lagi aku akan tiba di rumah itu semuanya menghilang , seperti fatamorgana di gurun pasir semua lenyap ketika telah tiba ; pada akhirnya yang tampaknya ada tapi tidak pernah terasa ada , yang kita miliki akan terasa seperti tidak memiliki apapun , siapapun. Lantas mengapa masih punya jika sebenarnya yang kita rasakan adalah tidak mempunyai?

Ini bukan sekedar ego , tapi tidakkah melalui semuanya sendiri ini terlampau sulit?
Tidakkah kita berharap ada yang akan mendengarkan kita ketika kita sendiri merasa tidak akan ada lagi yang akan mendengarkan kita ,
Tidakkah kita berharap ada yang akan menemani kita ketika kita sendiri merasa tidak akan ada lagi yang ingin menemani kita

Terkadang ketika persoalan semakin rumit , dan beban terasa semakin berat dan hati pun mulai enggan menampung luka. Aku memilih untuk tidur , walau terkadang sedikit ku berharap bahwa ini adalah tidur terakhir ku. Ada rasa enggan untuk membuka mata ketika aku mulai jatuh tertidur . aku mulai bosan dengan drama kehidupan , aku mulai bosan dengan sakit yang rasanya selalu sama , aku mulai bosan dengan orang-orang yang menyakitiku namun aku tidak bisa apa-apa bahkan sekedar hanya untuk membencinya .


Lantas , mengapa aku tak pernah melanjutkan doa ku? Karena aku mengerti disaat aku berharap ini adalah tidur terakhirku di tempaat berbeda akan ada orang yang berharap ini bukanlah yang terakhir dia menutup mata .yang aku lakukan hanyalah harus terus berjalan untuk mencapai titik terakhir dalam kehidupan dan bukan berhenti disini karena tempatku bukan disini.

musim semi

Cinta memang datang dan pergi , tapi yang paling tulus akan selalu kembali dan menemukan jalan pulang. Aku harap kau menemukan jalan pulang yang menuju ke arahku. 

Hai , kau tahu ini terdengar sedikit aneh. Baru beberapa minggu yang lalu aku meledak-ledak dan memutuskan untuk berhenti menunggu mu , ah ya aku minta maaf soal itu . harusnya tidak ada yang harus aku takutkan , kau tahu kenapa? Iya. Karena kau pun tidak tahu apa-apa sekarang.
Kita sudah tidak pernah saling bertemu kan? Dan selama ini aku hanya terus menulis surat-surat tanpa alamat yang tidak pernah aku kirim kemana-mana , aku ingin berbohong lalu berlari meninggalkanmu tapi kau tahu pada akhirnya aku tidak bisa semakin jauh langkahku maka akan semakin berat juga langkah kaki ini.
-----------------------
Kau tahu ? itu adalah sepenggal surat yang pada awalnya akan aku kirim untukmu . surat yang belum selesai sepenuhnya .surat yang bahkan aku sendiri tidak tahu akan aku teruskan seperti apa , lagi-lagi aku terbangun tengah malam di tengah mimpi buruk , dan ini tentang mu . bukankah ini mengganggu? di saat kegiatanku sedang padat-padatnya tapi aku hampir tidak bisa terlelap di setiap malam hanya karena kau datang bersamaan dengan mimpi buruk di dalam tidurku . tidak bisa kah kau berhenti menghantuiku ? bahkan kau mengikutiku sampai ke alam mimpi, sebut aku gila karena kau mungkin tidak tahu kalau aku sedang memimpikanmu . semakin kesini aku semakin berubah menjadi seorang gadis yang selalu mengeluh tidakkah itu menjemukan? Aku tahu kau sangat benci si penggerutu , apakah ini alasanmu tidak kembali? Karena kau tahu aku sudah berubah menjadi seorang gadis yang penuh dengan keluha tidak penting seputar kehidupannya yang tidak menarik ini?

Hey ,
bukankah ini menyakitkan? Mengingat seseorang yang bahkan belum tentu mengingatmu sebaik kau mengingat setiap detail tentang mereka
Bukankah ini menyesakkan? berharap pada seseorang yang belum pasti mempunyai harapan yang sama denganmu
Bukankah ini melelahkan? Menatap kepada seseorang yang bahkan tidak pernah menganggap keberadaanmu adalah sesuatu yang harus diperhatikan
Sedari dulu mungkin aku terlalu angkuh , menganggap diriku adalah udara untukmu;singkatnya aku adalah segalanya untukmu padahal yang terjadi aku hanyalah angin untukmu , sekali berhembus maka tidak akan bisa kembali ke tempatnya semula .dan kau tahu apa yang lebih memalukan? Kau lah yang sesungguhnya menjadi udara untukku, bukan kau yang membutuhkanku tapi aku yang membutuhkan kau itu yang terjadi sebenarnya.

Lalu apa yang terjadi sekarang? Aku pun tak tahu berminggu-minggu yang lalu aku berkata akan menyerah tapi semakin aku pikirkan semakin aku menyadari ini bukan sebuah keputusan yang tepat , ini bukan waktu yang tepat untuk menyerah , tapi disatu sisi aku mulai kehabisan alasan untuk menunggu . selalu aku pertanyakan kepada diriku sendiri , haruskah ada alasan untuk menunggu seseorang yang kita nantikan kehadirannya? Lalu bagaimana jika aku tidak dapat menemukan alasan yang “pas” sekedar untuk meyakinkan hatiku sendiri? Aku tahu ini terlalu ke kanak-kanakan hamper setahun berlalu dan aku masih seperti ini , mengandalkan perasaan daripada logika . kau mungkin masih menganggapku bodoh dan naïf karena masih percaya dan mengandalkan insting dan perasaan , tapi harus kau tahu kenapa aku masih bertahan dan memutuskan untuk kembali menunggu mu bukan karena aku menggunakan otakku . justru otakku mengatakan berhenti dan memulai kehidupan dengan seseorang yang baru tapi hati ku mengatakan untuk tetap tinggal dan menunggu sedikit lebih lama , sejujurnya ini lebih dari sedikit karena waktu ku sudah banyak habis terbuang untuk menunggumu . tapi instingku mengatakan aku harus memberikanmu tambahan waktu dan perasaanku mengatakan bahwa kau sedang dalam perjalanan pulang , jadi mengapa aku masih menunggumu?
Tentu saja karena kau yang memintanya. Tidakkah kau tahu? Surat singkatmu kali ini sampai di waktu yang tepat? Surat dengan tulisan tangan yang begitu aku kenal , terlalu aku kenal kalau bisa dikatakan begitu.
----------------------
Kau tahu aku selalu ingat seorang gadis cerewet yang selalu mengatakan hal ini kepadaku berulang kali hingga terkadang aku muak untuk mendengarnya . bukan karena aku membenci setiap kata yang keluar dari mulutnya tapi karena aku sudah hapal dengan semua huruf yang akan di ucapkan , tidakkah kau penasaran dengan kalimatnya? Begini bunyinya
“aku selalu percaya cinta akan selalu memaafkan , bahwa cinta akan menunggu dan bahwasanya cinta akan selalu menemukan jalan pulang ketika dia memutuskan untuk pergi. Bahkan ketika cinta tersesat dia masih akan tetap menemukan jalan pulang menuju rumah hatinya. Iya aku selalu mempercayainya , aku selalu percaya bahkan hal-hal yang tidak pernah kau percaya seperti ini ku masih akan tetap mempercayainya. Jadi aku harap suatu saat kau akan mengerti dan percaya sepertiku”
Kau tahu ini terdengar sedikit gila karena sekarang aku mulai mengerti dan bisa dibilang mempercayainya sedikit demi sedikit , kalau begitu bisa kah aku meminta pertanggung jawaban atas kalimat yang ini? “aku selalu percaya cinta akan selalu memaafkan , bahwa cinta akan menunggu dan bahwasanya cinta akan selalu menemukan jalan pulang ketika dia memutuskan untuk pergi” tunggulah aku , sedikit lebih lama. Karena aku sedang mencari jalan pulang , jangan pernah bertanya aku akan pulang kemana! Bagaimana bisa sebuah rumah bertanya kepada penghuninya hendak pulang kemana? Aku sudah bilang tidak apa jika kau bodoh tapi jangan terlalu bodoh dan jika kau masih bertanya ini siapa , maka aku harus menghukummu!
Tunggu aku .      
----------------------------------------                        

Aku bahkan mengingat setiap kalimat dari surat tanpa pengirim yang bahkan aku sudah tahu siapa ketika aku membacanya dari awal , siapa lagi yang mengirim surat tanpa alamat pengirim dan tidak menggunakan sapaan basa-basi di awal . iya aku tahu itu kau . 


true friend-hannah montana

Malam ini ceritanya abis latian buat speech (btw, doain speech lancaar kayak jalan tol yaaaa) terus tiba-tiba playlist ke puter lagu soundtrack Hannah Montana- true friend , daaaan emang bener lagu itu bener-bener bisa nyeritain sesuatu yang udah terjadi . lagu ini ngingetin aku sama kejadian hampir 4 tahun lalu ,ga usah diitung gitu itu jaman cabe-cabe an dulu (read: jaman SMP) kenapa sama jaman smp? Dulu ya Tika sering banget muter lagu ini CMIIW , jadi kalo denger lagu ini sukanya keingetan Tika .keingetan anak-anak yang lain juga , suka kangen . SMP itu oke banget lah biar SMA juga kece banget tapi tetep aja SMP itu bener-bener :” I found them!!!!!!!!!! I love them to the mon and back and to the moon and back again (LOL) padahal udah 4 tahun , udah mencar-mencar. Udah banyak juga jatuh bangun yang mungkin di alamin sendiri  , tapi tetep aja berasa kangen pengen balik lagi .

------------------------------------------------------------------
True friends- hannah montana 

We sign our cards and letters BFF
You’ve got a million ways to make me laugh
You’re lookin’ out for me, you’ve got my back
So good to have you around
You know the secrets I could never tell
And when I’m quiet you break through my shell
Don’t feel the need to do a rebel yell
‘Cause you keep my feet on the ground
You’re a true friend
You’re here till the end
You pull me aside when something ain’t right
Talk with me now and into the night
‘Til it’s alright again
You’re a true friend
You don’t get angry when I change the plans
Somehow you’re never out of second chances
Won’t say “I told you” when I’m wrong again
I’m so lucky that I’ve found
Lyrics
A true friend
You’re here till the end
You pull me aside when something ain’t right
Talk with me now and into the night
‘Til it’s alright again
True friends will go to the ends of the earth
Till they find the things you need
Friends hang on through the ups and the downs
Cause they’ve got someone to believe in
A true friend
You’re here till the end
You pull me aside when something ain’t right
Talk with me now and into the night
No need to pretend
You’re a true friend
You’re a true friend
You’re here till the end
You pull me aside when something ain’t right
Talk with me now and into the night
‘Til it’s alright again
You’re a true friend
You’re a true friend
You’re a true friend
--------------------------------------------------------------------------------------
sebenernya aku bukan tipe orang yang gampang percaya sama orang , jarang banget punya sahabat ( I mean sahabat yang beneran sahabat) orang-orang yang pertama kali aku hubungin ketika aku lagi random bangeeet , orang-orang yang nggak pernah pergi bahkan disaat paling nggak enak sekalipun , people who never get tired to listen my drama over and over again . yap! Aku jarang banget bisa cerita yang tanpa sensor sedikitpun sama orang-orang yang “deket” sama aku. Kayak sekarang , kalau di Tanya di kuliah punya temen ngga? Aku bakal jawab iya aku punya banyak (haters not count) , punya sahabat? Hmmm so sorry aku mungkin bakal mikir keras , kenapa? buat aku pribadi sih ya 7 bulan waktu yang cepet banget  buat ngasih label "sahabat" "best friend" atau apapun itu lah , kalaupun ada juga biasanya juga ga bertahan lama . kenapa? namanya juga baru ketemu kita kan gatau dia aslinya gimana , gimana kalau ternyata dia nggak sebaik selama ini? takutnya terlalu kecewa kalau udah terlalu percaya.itu aja. 
aku tipe orang yang lebih milih cuman punya 5-6 sahabat tapi beneran sahabat , yang kalau diceritain gausah perlu bilang "jangan bilang siapa-siapa ya" , yang tetep nemenin di saat paling pait sekalipun , yang nggak pernah ikut ngomongin kita ketika orang lain udah lomba-lomba buat ngomongin kita.yang bisa ngomong pake telepati ( i mean cuman lirik-lirik aja tau apa yang kita pikirin),yang ga pernah ngetawain ke bodohan kita tapi kebodohan bareng-bareng, yang bener-bener partner in crime lah. lebih baik punya sahabat sedikit tapi saling ngejaga daripada punya banyak sahabat tapi endingnya ngomongin satu sama lain , sesakit-sakitnya di omongin orang lebih sakit diomongin sahabat sendiri .trust me it hurts.

ah , jadi kangen. kangen mereka semua . kangen Hera , kangen Bela , Kangen Izmi , Kangen Tika . ah kangeen banget mereka ber empat lah pokoknya :' 
keinget asrama jugaa dari sekian banyak anak asrama aku cuman nyantol sama tiga orang ini: Poo , ulfa, estaak . keinget Bawelnya si cantik esta buat jangan manja-manja lagi , buat rajin, buat hemat , buat dewasa , keinget rempongnya Ulfa yang rajin bangunin tiap pagi , yang selalu bilang "udah , sabar aja nja emang dia gitu tuh aku juga sebel e" , yang sering bangunin tiap malam cuman buat ke nemenin kamar mandi , yang sering maksa nemenin nonton love in paris , indonesian idol , yang sering curhat tentang pacar-pacarnya yang sering masakin kalau udah kelaperan tapi ngga suka makanan di dapur.keingat ajaibnya POO , keinget suka cerita-cerita kalo udah nikah , suka saling nasehatin padahal sama aja ,suka jalan-jalan ga jelas kesana-kesini ga jelas , suka ngetawain orang diem-diem , suka curhat dalam TJ , suka bilang "udah jangan badmood kan ada aku" ,suka ngajakin naik ke genteng buat duduk-diem-main-hp-sendiri-sendiri , suka ngajakin sepeda-an, suka ngajakin bolos-_- , suka ngajakin main kesana sini . 
uuu kangen banget-banget lah pokoknya !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! 
ulfa yang satu kota aja udah jarang ketemu apalagi Poo sama esta yang nun jauh di malang sana :' hikss
hope can see all of you as soon as possible 

best regards , with hug and tons of love i miss you so!
source: pinterest

layu sebelum berbunga

ini cerita tentang bagaimana aku yang merasa patah hati dengan seseorang yang bahkan tidak aku kenal dengan baik sama sekali. huh lucu kan? silahkan tertawakan kebodohanku yang satu ini , bagaimana aku merasa ditinggalkan dan hampa setelah pria aneh itu pergi begitu saja. ini perasaaan yang berbeda , perasaan sakit yang ditimbulkan olehnya kali ini berbeda. ini bukan karena dia pergi begitu saja , aku sudah terbiasa dengan ditinggal pergi begitu saja. tapi mungkin karena diam-diam aku sudah mulai terbiasa dengan segala hal-hal aneh atau mungkin juga karena diam-diam dan tanpa sadar perasaan bernama "cinta" ini sudah muncul tanpa permisis sebelumnya. ah, terlalu banyak kemungkinan yang bermunculan begitu saja dan aku sendiri tidak begitu yakin dengan kemungkinan-kemungkinan ini. lihat? aku bukan tidak yakin tapi aku takut. takut tentang kemungkinan yang sebenarnya terjadi, ah aku sudah terlalu banyak bercerita tentang pria aneh yang selalu bercita-cita menjadi nahkoda itu. sesosok pria yang bahkan tidak aku kenal baik , masih jelas di inghatanku yang tidak seberapa ini bagaimana pertemuan pertama ku dengan pria aneh itu terlalu ala-ala FTV remaja jaman sekarang kalau aku bilang. tapi , karena aku sedang ingin mengenangnya maka akan aku ceritakan bagaimana awal mula aku bertemu dengan sesosok yang kini mungkin sedang berada di belahan laut lainnya.

pertemuan pertama kami terjadi di cafe favoritku , aku bilang kafe favorit karena cafe ini bersebelahan dengan toko buku dan bersebrangan dengan toko bunga. jadi setelah membeli buku ataupun komik yang memang sudah lama aku tunggu aku akan langsung menuju kesana dan itu memang sudah menjadi rutinitasku setiap bulan , tidak ada yang berbeda sore itu sampai ketika rintik hujan perlahan datang tanpa permisi. Bergegas aku memilih kursi nomor 3 dari pintu di pojok kanan di sebelah jendela besar yang langsung berhadapan dengan jalan raya yang mulai di padati orang-orang yang tergesa-gesa. Segera setelah pelayan mencatat pesananku. Hot chocolate dan cheese cake. Pelayan itu meninggalkanku dan aku mulai larut dalam alur cerita novel, hingga tiba-tiba
 "kamu sendiri? Aku boleh duduk disini?" 
Dan pandangan kami bertemu , cukup lama hingga dia mengulangi pertanyannya 
"kalau kamu nggak keberatan aku boleh duduk disini? kalau nanti sudah ada bangku kosong aku bakal langsung pindah" 
sebelum menjawab ku edarkan pandanganku dan memang semua meja penuh ,efek hujan batinku. "silahkan , tapi aku sedang membaca" 
aku memang tidak senang di ganggu ketika sedang membaca , makanya aku sering kesini sendiri.
"oke , deal. terima kasih"
 segera setelahnya dia menarik kursi dihadapanku dan keheningan pun tercipta karena aku kembali larut ke dalam bacaanku yang sempat tertunda karena kedatangan pria ini. dua orang asing yang "terpaksa" duduk satu meja karena suatu keadaan dan hanyut dalam diam hingga
"mbak , ini pesanannya ada tambahan lagi?" 
pelayan telah mengatantarkan pesananku . aku bahkan hampir lupa telah memesan sesuatu , sesaat sebelum pelayan itu pergi terdengar suara berat yang menahan pelayan tersebut 
"cappucino panas satu ya mbak" 
dan pelayan tersebut pergi setelah memastikan pesanan pria asing di hadapankku kini. 
"aah akhirnya selesai" 
seruku sambil menutup komik yang baru aku beli dan mulai meminum hot chocolate ku yang sudah tidak panas lagi itu , 
"suka cheese cake?"  
tiba-tiba pria itu membuka obrolan , mungkin karena dia melihat aku sudah menutup novel dan memasukkannya kembali ke dalam plastik 
"hmm iya lumayan sih ,mau?"
setelah berfikir sebentar aku menawarkan cheese cake kepada nya karena sepertinya dia cukup baik
."nggak , makasih tahu nggak katanya orang yang suka cheese cake tipe orang yang penuh cinta ,perasaan yang cukup halus sehingga gampang tersentuh.lebih menikmati suasana mellow ketimbang hingar bingar keramaian" 
"hmm lumayan bener sih" 
dan dia tersenyum.sebuah senyum simpul tapi entah kenapa cukup untuk membuatku terpana , bahwa lelaki asing di hadapanku ini cukup menarik. dan satu hal yang baru aku sadari adalah sebuat mata berwarna hazelnut yang menaungi kedua matanya.
"mas , ini pesanannya .hot cappucino"
"ah ya , terima kasih mbak"
setelah pelayan itu pergi , aku kembali memperhatikan pria asing di hadapanku ini yang sedang asik menikmati pesanannya yang baru datang itu 
"kenapa?"
sepertinya dia sadar kalau sedang aku perhatikan. aku hanya menggeleng dan membuang muka ke luar jendela memperhatikan toko bunga di seberang jalan.
"lagi nunggu orang ya?"
kata ku akhirnya karena melihatnya seperti gelisah melihat jam di pergelangan tangannya
"iya , udah sejam tapi kayaknya ngga dateng deh"
"di telfon aja , apa di sms"
"Handphone ku ketinggalan di rumah"
"pakai punya aku aja"
sesaat setelah menawarkan aku sedikit menyesal , ah bagaimana kalau ini hanya akal-akalannya saja .tapi lagi-lagi sebagian diriku meyakinkan kalau dia adalah orang baik
"nggak usah , makasih . lagian aku nggak hafal nomornya hehehe"
dan setelahnya dia menceritakan tentang banyak hal dari hal-hal sederhana sampai hal-hal aneh yang terlihat tidak penting. dan yang aku tangkap dari pria asing ini adalah dia tipe orang ramah dan memiliki selera humornya tinggi dan tidak terlalu jaga gengsi . hampir satu jam lebih kami terlibat obrolan seru hingga dia melirik ke arah jam di tangannya sekilas dan berdiri dari kursinya.
"sebentar ya"
setelah nya dia berjalan ke kasir dan langsung menuju ke pintu keluar . aku hanya mengamati gerak-geriknya dari meja ku enggan untuk bertanya apalagi mengikutinya. dia berkata sebentar kemudian keluar , apa maksudnya? entahlah. anggap saja dia tadi hanya numpang minum dan karena sekarang hujan mulai berhenti dia sudah tidak harus ada di dalam cafe ini lagi kan? tapi kemudian tiba-tiba pria asing itu kembali ke dalam cafe sambil membawa sebuket bunga yang aku sendiri tidak tahu jenis apa itu . aku memang payah dalam hal berkebun aku hanya sebatas tahu bunga mawar, melati,kamboja , teratai, lily ya hanya sebatas bunga yang ditanam ibu di halaman rumah.
"buat kamu"
"terima kasih , tapi ini bunga apa?"
"hahaha kamu tidak tahu?"
ntah kenapa pria ini pintar sekali bermain dengan perasaan karena tertawanya bukan tertawa yang mengintimidasi ketidak tahuanku atas bunga yang kini sudah berpindah ke tanganku ini.
"baiklah , ini namanya bunga sweet pea"
"oooh"
aku hanya ber-ooh-ria dan memperhatikan bunga tersebut hingga akhirnya dia berdiri.
"setiap bunga memiliki arti "
"kalau bunga ini artinya apa?"
"kamu penasaran? kamu bisa cari sendiri aku sudah memberikan clue-nya kan? namanya sweet pea"
"hmmm"
kataku setengah kesal karena dia tidak memberitahukanku dan malah memberikanku teka-teki seputar bunga.
"kalau aku sudah tahu bagaimana?"
"kita pasti ketemu lagi kok"
katanya dengan mantap setelah itu dia mengucapkan selamat tinggal lalu berbalik badan dan berjalan keluar dari cafe. segera setelah dia pergi aku bergegas merapikan buku-buku yang baru saja aku beli dan mendapati bahwa dia telah membayar semua pesanan di meja kami tadi. aku bergegas pulang kerumah dan mencari arti dari bunga sweet pea. dan sesaat setelah ketemua arti dari bunga sweet pea tersebut sebuah senyum hadir begitu saja. dan aku berharap kata-kata "kita pasti ketemu lagi kok" tidak hanya sekedar basa-basi biasa.


arti dari bunga sweet pea yang aku temukan dari mesin pencari dan setelah memastikannya pada ibu adalah  "terima kasih untuk saat-saat yang menyenangkan".


source: pinterest.com


continue part 2

time

Bagaimana , kalau pada akhirnya kita kehabisan waktu karena selama ini kita sama-sama saling menunggu?"
bagaimana? apa yang akan kamu lakukan, kalau ternyata waktu kita habis karena kita selama ini hanya saling menunggu satu sama lain, menunggu untuk di sapa terlebih dahulu , menunggu untuk di cari terlebih dahulu , dan menunggu-menunggu yang lain.
 harus kah kita menunggu sampai waktu ini habis sia-sia? atau kita menunggu sampai salah satu di antara kita lelah dan menyerah kemudian pergi ? apa yang sebenarnya kita tunggu?
ini bukan tentang cerita romantis yang ada di dalam novel-novel yang pada awalnya saling suka tapi saling memendam dan akan berakhir dengan saling jujur dan bersama-sama pada akhirnya.
ini juga bukan tentang ftv yang jalan ceritanya pun sudah tertebak seseorang yang saling acuh dan pura-pura tidak peduli padahal saling memendam rasa dan pada akhirnya saling suka dan ftv pun tamat dengan latar pantai dan dua orang yang sedang berpelukan mesra.
ini bukan hal-hal seperti itu , harusnya kamu dan aku tahu hal itu.
tapi di antara kita tidak ada yang ingin mendahului dan berusaha untuk menghentikan permainan saling tunggu ini.
apakah kita harus menunggu sampai ada tanda bahwa waktu kita untuk menunggu sudah habis, baru pada akhirnya kita akan mulai menyapa dan mencari tanpa harus saling tunggu lagi?
aku harap kita belum terlambat ketika tanda itu datang atau setidaknya salah satu di antara kita belum ada yang pergi karena sudah bosan menunggu satu sama lain.
when you love someone , just be brave to say that you want him to be with you


 

harusnya

Harusnya aku tahu kenapa kamu tidak pernah menyebut” kita” untuk menunjukkan keadaan ini kamu lebih senang menggunakan “aku sama kamu” seakan-akan “kita” adalah kata yang sangat tabu untuk di ucapkan. Iya , pada akhirnya aku mengerti .
pada akhirnya aku pun mengerti kenapa kamu selalu datang dan pergi begitu saja , iya sekarang aku mengerti
dan akhirnya aku tahu alasan kenapa kamu begitu manis di suatu ketika dan begitu dingin di waktu yang lain.
karena memang kamu tidak pernah berniat untuk menetap , kamu hanya singgah. dan aku adalah persinggahan
kamu adalah saudagar yang selalu bepergian dan aku adalah rute perjalanan mu.
harusnya aku senang karena berarti sejauh apapun kamu pergi kamu pasti kembali.pulang.menuju kearahku.
tapi , pada kenyataannya apa yang menyenangkan ketika kamu hanya menjadi persinggahan sebelum akhirnya dia kembali melanjutkan perjalanannya?
sebut aku nona muda yang punya banyak keinginan,  tapi satu-satunya keinginanku adalah agar kamu menetap dan tidak pergi lagi .
mungkin memang aku tidak cukup baik untuk menjadi seseorang yang bisa menunggu mu pulang ,
bukan seseorang yang cukup pintar untuk mengerti tentang perjalanan yang kamu lakukan,
dan juga bukan seseorang yang cukup sabar untuk mengerti arti dari perjalanan yang kamu lakukan ,
apalagi seseorang yang tangguh untuk menemani perjalananmu.
itu yang mengakibatkan seringnya aku menatap punggungmu yang semakin menjauh saat kamu mulai pergi melanjutkan perjalananmu. 
kamu tidak pernah membiarkan aku belajar untuk menjadi lebih baik , lebih pintar , lebih sabar dan lebih tangguh . mungkin karena kamu tidak yakin bahwa aku bisa menjadi seseorang yang mampu menemani perjalanan-perjalanan sulit yang sering kamu lakukan. 
tidak apa-apa melihatmu kembali pulang saat kamu sudah selesai melakukan perjalanamu dan kembali menuju ke arahku untuk singgah pun sebenarnya sudah membuatku senang , walau pada dasarnya aku selalu menunggu untuk diajak ikut melakukan perjalananmu selanjutnya. mungkin aku harus menunggu sedikit lebih lama agar aku bisa menjadi seseorang yang lebih baik , lebih pintar, lebih sabar dan lebih tangguh untuk ikut dalam perjalananmu nanti. iya nanti ,

----------------------------------
outline speech ga kelar , yang kelar malah giniaan . otak ibu peri udah kebakar sama tugas-tugas yang jadi malah ginian aaaaaaaaak udah capek badan , capek fikiran , capek hati . ibu peri lelah pasukaaaan :'((

 



lagi bete jadi gini

i do hate people who think if another people who always laugh and put smile on their face is the most happiest. do you know about fake smile?

yes i do. i hate them so .
mereka berfikir kalau orang-orang itu lebih bahagia dari mereka, orang orang terlalu gampang buat men-judge-men orang lain , bahasa jawanya mutusi kalo si ini bahagia banget hidupnya , si ini hidupnya seneng terus , si ini hidupnya enak banget ini itu punya . terus mereka selalu menempatkan dirinya sebagai orang paling malang , paling terpuruk dan paling-paling yang lain . it's so annoying babe , don't you feel it? when someone compares their life with yours and they hate you because you get more than theirs it feels like "so what's wrong with my life?" "do you want my life?" tentu aja aku bakal bilang "sure , do you want take my life? with my pleasure" kenapa aku kasihin gitu aja ? kenapa aku ga mau pertahanin apa yang aku punya? aku ngga bersyukur? nggak. bukan gitu , ya daripada dijelasin panjang lebar kalo sebenarnya "ya sama aja aku juga ga punya apa-apa terus kenapa masih pengen hidup aku?" yang pada akhirnya mereka tetap ngga percaya dan ngotot kalo punya aku itu "lebih" ya lebih baik mereka rasain sendiri kan sebenarnya kayak apa. 
"kamu sih enak , hidupnya senang terus jarang banget sedih"
hah? are u kidding me? ini statement paling lucu. kenapa? darimana dia tahu? it's so amazing because they know about my life more than me . aku sendiri ngerasanya apa dia ngeliatnya apa. dia ngotot apa ya udah aku diem aja , terserah deh terserah 
ada lagi
"kamu tuh ketawa terus , ngga pernah nangis ya .enak banget sih"
aaaaak ini lebih parah. demi apa kenapa orang-orang ini begitu ajaib hmffff aku bingung -__-
kudu banget ya kalo nangis di pamer-pamer . mereka pikir kalo selama ini aku kesiangan dan berakhir ngga kuliah karena apa , yaaaak tepat sekaleeee nangis sebelum tidur itu cuman bikin kepala berat banget , mata bengkak ,suara ilang waktu bangun dan tentu saja kesiangan -___- 
 
bagian ngga enak lainnya adalah , sebagian orang berfikir ngga apa-apa buat nyakitin,ngecewain,bikin sebel orang-orang "yang ngga pernah sedih" itung-itung pelajaran. pelajaran apaan gundulmu itu :'  setiap orang punya cerita masing-masing , punya masalah masing-masing , yang keliatan bahagia belum tentu bahagia beneran , semuanya tergantung kamu , seberapa bijak kamu menyikapinya, seberapa legowo kamu nerima hal-hal yang sebenernya kamu sendiri ngga pengen ada di hidupmu ,seberapa sabar kamu , seberapa bersyukur kamu atas apa yang kamu punya yang mungkin orang lain ngga punya.
tapi ya gitu kadang-kadang kita suka ngga sadar , kita terlalu gampang memberi label kepada seseorang dengan mudah . kita membenci orang-orang dengan alasan sepele , kita membenci orang-orang yang punya jalan fikiran beda dari kita , kita benci orang yang punya hidup lebih baik dari kita. iya kan?
kadang-kadang capek juga ngadepin orang yang kelakuannya seenak jidat dia sendiri , bete aja gitu orang yang sukanya nge buru-buruin waktu udah malah ditinggal gitu aja , suka abis sabarnya sama orang yang ngga tau kapan sebenernya kita udah marah tapi karena ngga enak mau marah jadi diem aja. iya suka sebel , suka kesel , sering dibikin kagol, sering bete , sering.sering banget terus gimana? yaudah sih aku cuman ketawa aja ,mau marah udah kadung capek udah kadung kerasa sebel , kesel , kagol , bete jadi ngapain marah? yaudah sih dibawa ketawa aja biar sebenernya pengen banget di lemparin kaktus berduri atau di tenggelemin di lapindo biar ilang sekalian. tapi kalo bisa disikapi sama hal-hal yang ngga bikin kita ngeluarin tenaga banyak kenapa engga kan? aaah sudahlah mau dijelasin sampe kapan juga mereka juga mikirnya bakal tetap gitu
serah deh seraaaaaah.........tugas aku masih banyak , lebih penting dan lebih pusing
bye

peluk hangat ibu peri :3


random

halo. lupakan dulu tentang blog challenge yang beberapa hari lalu aku posting.
sejenak untuk menyadari beberapa hal . beberapa hal yang sebenarnya baru saja aku sadari ,
tentang bagaimana hidup itu akan terus berputar , akan terus bergerak maju . tidak peduli apakah kamu mengehendakinya atau tidak . yang aku tahu ingin atau tidak hidup itu tidak pernah berhenti di satu titik .
apa yang sebenarnya terjadi pun kadang terlalu terlambat untuk disadari , begitulah hidup bukan seperti yang kita pikirkan, kita disuruh untuk belajar dari apa yang telah kita lewati. bukan untuk mengenang ataupun menyesali, tapi memang terkadang kita harus belajar dari beberapa luka dan beberapa kesalahan.
berhenti untuk meratapi , berhenti untuk mengutuki satu persatu hal yang salah , hal-hal yang mungkin menyakitkan ataupun meninggalkan kenangan buruk, hidup itu bergerak maju dan berputar tidak ada orang yang selalu dibawah atau pun selalu diatas.perputaran itu konstan.

september-oktober-november-desember-januari-februari. bulan-bulan yang penuh up and down , banyak tawa dan beberapa air mata di dalamnya . banyak hal yang sudah dilewati begitu saja. banyak tempat yang sudah sempat di singgahi dan banyak cerita yang sudah di buat selama hal-hal itu berlangsung.
bukan penyesalan yang ingin aku tulis , bukan juga rasa bangga yang ingin aku banggakan. apa yang harus disesali? ketika memang semuanya sudah terjadi? apa yang ingin dibanggakan ketika hal-hal yang ingin digenggam pun tak lagi dalam jangkauan?
 tidak pernah ada yang namanya kebersamaan yang abadi selagi kita hidup di dunia. iya , aku membenarkan kalimat itu . setiap pertemuan akan mempertemukan perpisahan di akhirnya , setiap halo akan di akhiri oleh goodbye , bukankah setiap "once upon a time" pun di akhiri "the end" di belakangnya?
tidak peduli apakah kita yang meninggalkan ataukah kita yang ditinggalkan ,yang pasti kita harus tetap maju dan hidup masih akan terus berjalan.

Terkadang , setiap kita berniat mengakhiri beberapa hal yang terlihat memuakkan disaat yang sama perasaan untuk mempertahankan hal-hal yang sebenarnya harus dibiarkan lewat datang kembali.
membuat kembali bertanya-tanya melepaskan atau mempertahankan?
terlalu jauh untuk menyerah , terlalu lelah untuk bertahan.
dan bukankah hidup itu selalu tentang pilihan , tentang sebuah perjuangan dan tentang bagaimana memperjuangkan hal-hal yang begitu kita inginkan? tentang bagaimana menghargai orang-orang , menghargai usaha demi usaha , menghargai setiap kejadian dan menghargai berbagai keadaan yang sudah terjadi , yang sedang terjadi maupun yang akan terjadi.
bukan tentang bagaimana meratapi bahwa hidup itu tidaklah adil , tapi bagaimana mensyukuri bahwa kita masih punya kesempatan untuk mencoba dan untuk memperbaiki setiap kesalahan yang sudah terjadi.


ini bukan fiksi

halo . selamat malam 
aku lagi ngga pengen nulis tentang cinta cintaan alay kayak yang biasanya aku tulis. kenapa? ya ngga apa apa sih , lagi bosen aja buat nulis fiksi alay mendramatisir kayak gitu .makanya judulnya juga kali ini "ini bukan fiksi" iya . mereka real , mereka ada dan mereka bukan fiksi makanya aku namain postingan kali ini bukan fiksi mereka? iya . masih bukan tentang dia .
jadi , perkuliahan yang udah hampir 1 semester ini menghasilkan banyak hal
contohnya adalah teman baru. terlalu muluk kalau aku bilang mereka adalah sahabat , terlalu dini.
bukan berarti aku tidak mau bersahabat dengan orang orang ini .
sebenernya aku mau , tapi 6 bulan terlalu dini untuk mengenal seseorang .
3 orang pertama yang bakal aku ceritain kali ini adalah.......
taraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaanggggggggg
1. khoirunnisa a.k.a anis (caabat)

aku baru kenal sama caabat ini waktu OSDI (orientasi dasar islam) dari awal sih emang mikirnya anaknya asik gitu , eh ternyata kita sekelas . ngga nyangka aja sih ternyata dia lebiih gila dari yang aku kira :))
dia juga mungkin lebih gila dari yang kalian pikirkan . but , at all dia baiiiiikkkkkkk bangeeet :')
swear . so far dia baik pake banget malahan .biasanya dia tau mood aku kapan baik kapan lagi jelek,terus dia sukanya ngalah gitu , jadi misalnya aku pengennya A tapi dia pengennya B ntar dia ngalah terus malah milih A juga . kadang kadang aku takut kalo misalnya dia capek ngalah sama aku terus ntar dia ngga mau temenan sama aku lagi . semoga ngga sih . caabat ini aslinya dari Belitung , jago banget main pokernya . dia lah yang nularin poker ke anak anak sekelas kemanapun dia pergi dia pasti bawa poker nya . kalo kata dia sih itu nyawanya dia ,banyak banget hal-hal aneh kalo sama caabat ini , aku kadang kadang mikir kapan caabat ngerasa malu ya. abisnya dia ini pede nya selangit sih aku kan jadi penasaran aja hahaha, tapi temenan sama caabat ini seru aja kirain kuliah itu ngga bakal punya temen yang rada sableng ternyata dia lebih sableng dan aku terharu banget punya temen kayak dia .semoga caabat ini aslinya emang gini , aku rela kok punya temen segila caabat ini ({})

2.Nanda Indri a.k.a Ocil
aduuh ketemu si kecil satu ini , dia sih selalu ngaku kalo dia itu petite , hmmm diiyain biar cepet .
ocil ini masih 11-12 gilanya sama caabat , tapi kalo ocil kadang kadang masih suka malu gitu tapi at all sama aja kok kadang kita punya pikiran yang sama.sama sama gila . ocil ini ngingetin aku sama poo abis mirip bangeeeeeet , bedanya ocil lebih muda dari aku setahun . *mendadak kangen  poo*  awalnya kenal sih gara gara kita berdua satu Makrab , terus karena di kelompok makrab itu masih pada belum kenal banget selain sama ocil ya jadi deket aja sama ocil ini . ocil ini lucu banget sukanya ngelakuin gerakan gerakan aneh gitu , paling oke kalo lagi mraktekin emot kejang-kejang .dia juga sukanya panikan gitu jadi kalo mau ngebohongin ocil itu kadang kita capek sendiri soalnya dia percaya percaya aja , dia juga sukanya joget joget gtu sama caabat.ocil ini aslinya dari kalimantan tapi bedanya dia kota baru , aku tarakan beda provinsi juga , tapi bahasa kita masih sama dikit dikit. yang lebih aneh adalah kita punya kesamaan cerita cinta dan dengan pinternya menamai diri kita adalah Rapuh Unyu dengan emoticon :'3 hahaha . sama ocil ini kita sering ketawa terus ada aja yang diketawain semua mendadak lucu kalo lagi sama dia , tapi ocil ini bisa galak juga tenang aja dalam beberapa menit kemudian insyaallah dia bakal balik lagi ketawa lagi hahaha , i've had so much fun kalo sama ocil pokoknya :))

3.Mehran 
mehran ngga punya nama panggilan selain ditambahin "kakak" di depannya , kenapa mehran di panggil kakak? ntar aku ceritain di edisi cemara's family . kalo disuruh nyeritain mehran , aku bingung mau nyeritain mehran apa hahaha :)) tapi sejauh aku kenal dia , mehran ini baik, dewasa , pengertian sama kita kita dan sepenglihatanku dia sayang banget sama ocil , ohya FYI aja ocil sama mehran ini sama sama dari kota baru jadinya emang mereka udah temenan dari SMA . mehran ini apa ya , aku juga bingung sih sebenernya . yang pasti sih mehran ini cantik :$ dia juga sukanya nge gombalin kita kita ,mehran juga pinter banget nge gambar dan sering buat tato gitu aku juga udah minta dibuatin sih hahaha , yang penting dari mehran adalah jangan pernah kasih wi-fi ke mehran karena di jamin mehran bakal anteng nyampe beberapa waktu ke depan . ini terbukti di marko dan di amcor , gimana kita bisa dengan betahnya nangkring disana . selain itu mehran juga oke punya kalo di mintain tolong buat ngedit video , ini udah terbukti dari video kelas kita yang ikut kita lombain buat anniversarry EDSA kemarin bisa di cek disini dan kita menang :)) .sebenernya sih berharapnya bisa barengan mehran nyampe selesai kuliah nanti . soalnya biasanya mehran itu yang paling tenang diantara aku ,caabat atau ocil . ya intinya mehran ini paket komplit deh hahaha

sebenernya aku pengen pamer foto ke kalian semua tapi mungkin karena allah tahu pamer itu ngga baik jadinya ngga boleh apa ya :') 
at least , taaraaaaaaaaaaaaaanggggggggg ini penampakan muka ber tiga ini , ngga pernah minta yang muluk muluk dari mereka .mereka udah nemenin selama 6bulan ini aja sebenernya udah seneng banget , semoga mereka terus terusan kayak gini . semoga ngga tiba tiba berubah yaa .
aku , caabat , ocil
mehran , ocil , caabat , aku
aku , mehran , ocil
ini hasil gambarnya mehran



sebenernya masih banyak orang yang pengen aku ceritain tapi bentar ya dikit-dikit dulu next time aku ceritain yang lain lagi , yang lain jangan kecewa gitu dooong next time aku bakal mamerin kalian juga kok .
see you all .
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS