Tampilkan postingan dengan label nostalagic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nostalagic. Tampilkan semua postingan

cerita lanjutan "ayah"

ini lanjutan cerita setahun yang lalu , cerita yang harusnya untuk lomba tapi keburu habis deadline cerita sebelumnya dibaca dulu di sini sebelum lanjut ke sini ,
--------------------------------------------------
Ayah , kini putri kecilmu yang dulu selalu kau temani kemanapun ia melangkah , putri kecilmu yang ceroboh dan selalu menghilangkan barang-barang , putri kecilmu yang selalu kau manjakan , putri kecil yang selalu kau doakan dalam setiap sujudmu sudah berubah menjadi seorang gadis yang sedang menuju dewasa . tapi dia tetap membutuhkan seseorang sepertimu ayah , sosok hangat yang selalu menunggunya untuk pulang kerumah , sosok ramah yang selalu menyapa baik semua teman-temannya yang datang kerumah , sosok penuh pengertian ketika kesalahan demi kesalahan terulang untuk kesekian kalinya , sosok penuh rasa sabar ketika menghadapi putri nya yang keras kepala .
Tapi ayah, sekarang semua sudah berubah . bukan cuman aku dan ayah yang berubah tapi keadaan juga ikut berubah , rumah kita , semuanya sudah berubah yah . tidak pernah sama semenjak ayah pindah , tidakkah ayah menyadari nya? Tidakkah ayah ingin kembali ke rumah kita dulu? Tidakkah ayah ingin menonton Thomas uber cup bersama-sama seperti dulu ketika musim bulu tangkis sudah tiba yah? Tidakkah ayah ingin begadang bersama demi menonton Negara favorit kita di lapangan hijau saat musim piala dunia sudah tiba ? tidakkah ayah ingin menonton film bersama-sama di ruang tengah saat hujan tengah mengguyur dengan deras? Masih teringat dengan jelas jika sudah hujan seperti itu ayah akan berkata “mau mie rebus ngga?” dan aku akan langsung bersemangat mengikuti ayah menuju dapur untuk membuat mie rebus;teman menonton film. Ayah semua sudah terjadi sangat lama 5-6 tahun yang lalu tapi seperti baru terjadi kemarin ketika aku mengingatnya kembali,
Ayah , harus aku akui kita bukanlah “teman” yang selalu akur dulu .kita punya banyak kesamaan dalam sifat dan dalam memperlakukan orang ,hal-hal yang harusnya mempersatukan kita berubah seperti menjadi boomerang untuk kita berdua yah . kita sama-sama bisa berubah emosinya dalam hitungan detik kita gampang untuk marah dan gampang pula untuk melupakannya . sama seperti ayah, tidur merupakan senjata sakti ketika aku mulai marah . ayah selalu berbeda ketika ayah bangun tidur ayah seperti meletakkan masalahnya dalam tidurnya , itu yang aku perhatikan dari ayah ketika ayah marah setelahnya ayah akan tidur dan setelah itu semua berubah menjadi baik-baik saja. Sama seperti ayah , memilih untuk bersabar dan tidak melakukan apa-apa ketika sudah tersakiti oleh seseorang ayah tidak pernah mengajarkan membalas apapun perbuatan orang .apakah ayah mengajariku untuk menjadi pengecut? Tidak , karena tentu saja ayah yang akan maju jika aku sudah begitu terluka . tidakkah ayahku terlihat seperti seorang superhero? Kita tidak pernah akur setiap harinya selalu ada pertengkaran diantara kita berdua, ayah yang terkadang mempermasalahkan hal sepele dan aku yang tidak pernah mau disalahkan , bukankah kita pasangan yang tepat ayah?
Aku tahu ayah telah banyak menghabiskan waktunya .tidak. bukan hanya waktu tapi juga tenaga dan pikirannya untuk putri kecilnya yang kini sudah berubah menjadi gadis ini , aku selalu bertanya tidakkah ayah menyesal memiliki putri seperti aku? Aku tidak cantik seperti putri-putri dalam kartun Disney yang selalu kita tonton bersama , mungkinkah itu alasan ayah mengapa ayah selalu bercerita tentang si kancil mencari timun , bawang merah bawang putih, timun mas dan kawan-kawannya? Selalu yang aku ingat adalah ketika mendengarkan lagu shalawat badar itu adalah lagu pengantar tidur untukku dulu. Aku masih selalu teringat ayah ketika aku mendengarkannya. Apakah ayah menyesal karena aku tidak sepintar putri-putri teman ayah? Berkali-kali ayah berkata “ayah tahu kamu nggak bodoh , kamu pintar sayangnya kamu kurang rajin.makanya rajin biar nilainya bagus terus” ayah selalu menjadi orang yang percaya bahwa aku ini pintar , aku bisa melakukan apa saja karena aku pintar . walau aku berkali-kali bilang kau tidak sepintar yang ayah bayangkan tetap saja ayah selalu mempercayai aku . iya , ayah selalu percaya aku bisa melakukan hal-hal yang lebih dari yang sudah aku perbuat.
Ayah tidak hanya menjadi satu-satunya orang yang percaya aku bisa melakukan apapun , tapi juga menjadi orang yang selalu percaya bahwa aku bisa merubah menjadi lebih baik dari sebelumnya , ayah juga menjadi orang yang selalu memberiku kesempatan berkali-kali walau berkali-kali juga aku gagal tapi ayah selalu percaya bahwa aku akan berubah. Dan sekarang aku sudah berubah ,tapi tetap saja aku masih mengecewakan ayah . entah sebesar apa sesungguhnya kekecewaan ayah terhadapku ayah tidak pernah menampakannya . yang aku tahu aku tidak pernah membanggakannya jadi rasanya wajar jika dia kecewa padaku.

jika aku boleh menghitung sudah berapa banyak waktu yang terbuang Selama ini masih bisakah aku menggantinya yah? Aku masih sama seperti yang dulu yah walau aku sekarang bukan gadis kecil tapi selamanya aku masih akan terus menjadi putri kecil untukmu yah . aku sudah dewasa aku sudah berubah menjadi seorang gadis tapi aku tetap dan masih akan terus membutuhkan ayah , aku tahu aku tidak pernah menjadi seseorang yang bisa ayah banggakan dalam setiap pertemuan ayah dengan teman-teman ayah .aku terlalu biasa untuk dibanggakan , aku sendiri memahami hal itu yah . aku tahu ayah adalah orang yang sangat menghargai janji , ayah selalu berusaha menjaga janjinya. Jadi , bisakah ayah berjanji untukku kali ini? Mau kah ayah berjanji untukku lagi? Ayah harus berjanji bahwa ayah akan terus sehat , bahwa ayah harus selalu ada untukku , ayah harus ada di hari wisuda saat aku mengenakan toga nanti ,bahwa ayah harus melihatku mengumpulkan uang dari kerja kerasku sendiri , ayah harus melihat bagaimana aku berusaha membawa ayah menuju rumah allah membawa ayah melihat ka’bah tidak hanya melalui sajadah tapi dengan langsung yah , ayah harus memberiku kesempatan untukku membangunkan sebuah rumah yang nyaman untuk ayah sebagaimana ayah membangunkannya untukku dulu, bahwa ayah harus menjadi satu-satunya wali untuk pernikahanku nanti , ayah harus melihat sesosok laki-laki yang aku pilih untuk menemaniku , dia mungkin orang yang aku pilih untuk menemaniku tapi dia tetap tidak bisa menggantikan posisi ayah untukku , aku berjanji untuk hal ini. Ayah harus melihat ku bagaimana aku berubah dari putri kecilmu menjadi seorang ibu untuk cucu mu kelak , aku tahu ini terlalu dini membicarakan pernikahanku tapi aku hanya ingin ayah tahu aku ingin terus ayah berada di sebelahku , ayah selalu menemaniku . jadi maukan ayah berjanji kepadaku untuk hal ini? Putri kecilmu sudah bukan gadis kecil yang selalu merengek seperti dulu demi sebuah susu dancow agar memiliki cd cerita seri terbaru tapi tidakkah ia tetap sama seperti dulu ayah? Tidakkah ia masih menjadi yang kau banggakan walau dia sendiri sadar tidak ada yang bisa dibanggakan darinya? Jadi ayah , tetaplah sehat tetaplah menjagaku , tetaplah menjadi lelaki yang selalu mendoakanku , tetaplah seperti ini . aku masih dan akan terus menyayangimu , selamanya.

dari yang selalu dan akan selalu merindukanmu 

putri kecil ayah

musim semi

Cinta memang datang dan pergi , tapi yang paling tulus akan selalu kembali dan menemukan jalan pulang. Aku harap kau menemukan jalan pulang yang menuju ke arahku. 

Hai , kau tahu ini terdengar sedikit aneh. Baru beberapa minggu yang lalu aku meledak-ledak dan memutuskan untuk berhenti menunggu mu , ah ya aku minta maaf soal itu . harusnya tidak ada yang harus aku takutkan , kau tahu kenapa? Iya. Karena kau pun tidak tahu apa-apa sekarang.
Kita sudah tidak pernah saling bertemu kan? Dan selama ini aku hanya terus menulis surat-surat tanpa alamat yang tidak pernah aku kirim kemana-mana , aku ingin berbohong lalu berlari meninggalkanmu tapi kau tahu pada akhirnya aku tidak bisa semakin jauh langkahku maka akan semakin berat juga langkah kaki ini.
-----------------------
Kau tahu ? itu adalah sepenggal surat yang pada awalnya akan aku kirim untukmu . surat yang belum selesai sepenuhnya .surat yang bahkan aku sendiri tidak tahu akan aku teruskan seperti apa , lagi-lagi aku terbangun tengah malam di tengah mimpi buruk , dan ini tentang mu . bukankah ini mengganggu? di saat kegiatanku sedang padat-padatnya tapi aku hampir tidak bisa terlelap di setiap malam hanya karena kau datang bersamaan dengan mimpi buruk di dalam tidurku . tidak bisa kah kau berhenti menghantuiku ? bahkan kau mengikutiku sampai ke alam mimpi, sebut aku gila karena kau mungkin tidak tahu kalau aku sedang memimpikanmu . semakin kesini aku semakin berubah menjadi seorang gadis yang selalu mengeluh tidakkah itu menjemukan? Aku tahu kau sangat benci si penggerutu , apakah ini alasanmu tidak kembali? Karena kau tahu aku sudah berubah menjadi seorang gadis yang penuh dengan keluha tidak penting seputar kehidupannya yang tidak menarik ini?

Hey ,
bukankah ini menyakitkan? Mengingat seseorang yang bahkan belum tentu mengingatmu sebaik kau mengingat setiap detail tentang mereka
Bukankah ini menyesakkan? berharap pada seseorang yang belum pasti mempunyai harapan yang sama denganmu
Bukankah ini melelahkan? Menatap kepada seseorang yang bahkan tidak pernah menganggap keberadaanmu adalah sesuatu yang harus diperhatikan
Sedari dulu mungkin aku terlalu angkuh , menganggap diriku adalah udara untukmu;singkatnya aku adalah segalanya untukmu padahal yang terjadi aku hanyalah angin untukmu , sekali berhembus maka tidak akan bisa kembali ke tempatnya semula .dan kau tahu apa yang lebih memalukan? Kau lah yang sesungguhnya menjadi udara untukku, bukan kau yang membutuhkanku tapi aku yang membutuhkan kau itu yang terjadi sebenarnya.

Lalu apa yang terjadi sekarang? Aku pun tak tahu berminggu-minggu yang lalu aku berkata akan menyerah tapi semakin aku pikirkan semakin aku menyadari ini bukan sebuah keputusan yang tepat , ini bukan waktu yang tepat untuk menyerah , tapi disatu sisi aku mulai kehabisan alasan untuk menunggu . selalu aku pertanyakan kepada diriku sendiri , haruskah ada alasan untuk menunggu seseorang yang kita nantikan kehadirannya? Lalu bagaimana jika aku tidak dapat menemukan alasan yang “pas” sekedar untuk meyakinkan hatiku sendiri? Aku tahu ini terlalu ke kanak-kanakan hamper setahun berlalu dan aku masih seperti ini , mengandalkan perasaan daripada logika . kau mungkin masih menganggapku bodoh dan naïf karena masih percaya dan mengandalkan insting dan perasaan , tapi harus kau tahu kenapa aku masih bertahan dan memutuskan untuk kembali menunggu mu bukan karena aku menggunakan otakku . justru otakku mengatakan berhenti dan memulai kehidupan dengan seseorang yang baru tapi hati ku mengatakan untuk tetap tinggal dan menunggu sedikit lebih lama , sejujurnya ini lebih dari sedikit karena waktu ku sudah banyak habis terbuang untuk menunggumu . tapi instingku mengatakan aku harus memberikanmu tambahan waktu dan perasaanku mengatakan bahwa kau sedang dalam perjalanan pulang , jadi mengapa aku masih menunggumu?
Tentu saja karena kau yang memintanya. Tidakkah kau tahu? Surat singkatmu kali ini sampai di waktu yang tepat? Surat dengan tulisan tangan yang begitu aku kenal , terlalu aku kenal kalau bisa dikatakan begitu.
----------------------
Kau tahu aku selalu ingat seorang gadis cerewet yang selalu mengatakan hal ini kepadaku berulang kali hingga terkadang aku muak untuk mendengarnya . bukan karena aku membenci setiap kata yang keluar dari mulutnya tapi karena aku sudah hapal dengan semua huruf yang akan di ucapkan , tidakkah kau penasaran dengan kalimatnya? Begini bunyinya
“aku selalu percaya cinta akan selalu memaafkan , bahwa cinta akan menunggu dan bahwasanya cinta akan selalu menemukan jalan pulang ketika dia memutuskan untuk pergi. Bahkan ketika cinta tersesat dia masih akan tetap menemukan jalan pulang menuju rumah hatinya. Iya aku selalu mempercayainya , aku selalu percaya bahkan hal-hal yang tidak pernah kau percaya seperti ini ku masih akan tetap mempercayainya. Jadi aku harap suatu saat kau akan mengerti dan percaya sepertiku”
Kau tahu ini terdengar sedikit gila karena sekarang aku mulai mengerti dan bisa dibilang mempercayainya sedikit demi sedikit , kalau begitu bisa kah aku meminta pertanggung jawaban atas kalimat yang ini? “aku selalu percaya cinta akan selalu memaafkan , bahwa cinta akan menunggu dan bahwasanya cinta akan selalu menemukan jalan pulang ketika dia memutuskan untuk pergi” tunggulah aku , sedikit lebih lama. Karena aku sedang mencari jalan pulang , jangan pernah bertanya aku akan pulang kemana! Bagaimana bisa sebuah rumah bertanya kepada penghuninya hendak pulang kemana? Aku sudah bilang tidak apa jika kau bodoh tapi jangan terlalu bodoh dan jika kau masih bertanya ini siapa , maka aku harus menghukummu!
Tunggu aku .      
----------------------------------------                        

Aku bahkan mengingat setiap kalimat dari surat tanpa pengirim yang bahkan aku sudah tahu siapa ketika aku membacanya dari awal , siapa lagi yang mengirim surat tanpa alamat pengirim dan tidak menggunakan sapaan basa-basi di awal . iya aku tahu itu kau . 


true friend-hannah montana

Malam ini ceritanya abis latian buat speech (btw, doain speech lancaar kayak jalan tol yaaaa) terus tiba-tiba playlist ke puter lagu soundtrack Hannah Montana- true friend , daaaan emang bener lagu itu bener-bener bisa nyeritain sesuatu yang udah terjadi . lagu ini ngingetin aku sama kejadian hampir 4 tahun lalu ,ga usah diitung gitu itu jaman cabe-cabe an dulu (read: jaman SMP) kenapa sama jaman smp? Dulu ya Tika sering banget muter lagu ini CMIIW , jadi kalo denger lagu ini sukanya keingetan Tika .keingetan anak-anak yang lain juga , suka kangen . SMP itu oke banget lah biar SMA juga kece banget tapi tetep aja SMP itu bener-bener :” I found them!!!!!!!!!! I love them to the mon and back and to the moon and back again (LOL) padahal udah 4 tahun , udah mencar-mencar. Udah banyak juga jatuh bangun yang mungkin di alamin sendiri  , tapi tetep aja berasa kangen pengen balik lagi .

------------------------------------------------------------------
True friends- hannah montana 

We sign our cards and letters BFF
You’ve got a million ways to make me laugh
You’re lookin’ out for me, you’ve got my back
So good to have you around
You know the secrets I could never tell
And when I’m quiet you break through my shell
Don’t feel the need to do a rebel yell
‘Cause you keep my feet on the ground
You’re a true friend
You’re here till the end
You pull me aside when something ain’t right
Talk with me now and into the night
‘Til it’s alright again
You’re a true friend
You don’t get angry when I change the plans
Somehow you’re never out of second chances
Won’t say “I told you” when I’m wrong again
I’m so lucky that I’ve found
Lyrics
A true friend
You’re here till the end
You pull me aside when something ain’t right
Talk with me now and into the night
‘Til it’s alright again
True friends will go to the ends of the earth
Till they find the things you need
Friends hang on through the ups and the downs
Cause they’ve got someone to believe in
A true friend
You’re here till the end
You pull me aside when something ain’t right
Talk with me now and into the night
No need to pretend
You’re a true friend
You’re a true friend
You’re here till the end
You pull me aside when something ain’t right
Talk with me now and into the night
‘Til it’s alright again
You’re a true friend
You’re a true friend
You’re a true friend
--------------------------------------------------------------------------------------
sebenernya aku bukan tipe orang yang gampang percaya sama orang , jarang banget punya sahabat ( I mean sahabat yang beneran sahabat) orang-orang yang pertama kali aku hubungin ketika aku lagi random bangeeet , orang-orang yang nggak pernah pergi bahkan disaat paling nggak enak sekalipun , people who never get tired to listen my drama over and over again . yap! Aku jarang banget bisa cerita yang tanpa sensor sedikitpun sama orang-orang yang “deket” sama aku. Kayak sekarang , kalau di Tanya di kuliah punya temen ngga? Aku bakal jawab iya aku punya banyak (haters not count) , punya sahabat? Hmmm so sorry aku mungkin bakal mikir keras , kenapa? buat aku pribadi sih ya 7 bulan waktu yang cepet banget  buat ngasih label "sahabat" "best friend" atau apapun itu lah , kalaupun ada juga biasanya juga ga bertahan lama . kenapa? namanya juga baru ketemu kita kan gatau dia aslinya gimana , gimana kalau ternyata dia nggak sebaik selama ini? takutnya terlalu kecewa kalau udah terlalu percaya.itu aja. 
aku tipe orang yang lebih milih cuman punya 5-6 sahabat tapi beneran sahabat , yang kalau diceritain gausah perlu bilang "jangan bilang siapa-siapa ya" , yang tetep nemenin di saat paling pait sekalipun , yang nggak pernah ikut ngomongin kita ketika orang lain udah lomba-lomba buat ngomongin kita.yang bisa ngomong pake telepati ( i mean cuman lirik-lirik aja tau apa yang kita pikirin),yang ga pernah ngetawain ke bodohan kita tapi kebodohan bareng-bareng, yang bener-bener partner in crime lah. lebih baik punya sahabat sedikit tapi saling ngejaga daripada punya banyak sahabat tapi endingnya ngomongin satu sama lain , sesakit-sakitnya di omongin orang lebih sakit diomongin sahabat sendiri .trust me it hurts.

ah , jadi kangen. kangen mereka semua . kangen Hera , kangen Bela , Kangen Izmi , Kangen Tika . ah kangeen banget mereka ber empat lah pokoknya :' 
keinget asrama jugaa dari sekian banyak anak asrama aku cuman nyantol sama tiga orang ini: Poo , ulfa, estaak . keinget Bawelnya si cantik esta buat jangan manja-manja lagi , buat rajin, buat hemat , buat dewasa , keinget rempongnya Ulfa yang rajin bangunin tiap pagi , yang selalu bilang "udah , sabar aja nja emang dia gitu tuh aku juga sebel e" , yang sering bangunin tiap malam cuman buat ke nemenin kamar mandi , yang sering maksa nemenin nonton love in paris , indonesian idol , yang sering curhat tentang pacar-pacarnya yang sering masakin kalau udah kelaperan tapi ngga suka makanan di dapur.keingat ajaibnya POO , keinget suka cerita-cerita kalo udah nikah , suka saling nasehatin padahal sama aja ,suka jalan-jalan ga jelas kesana-kesini ga jelas , suka ngetawain orang diem-diem , suka curhat dalam TJ , suka bilang "udah jangan badmood kan ada aku" ,suka ngajakin naik ke genteng buat duduk-diem-main-hp-sendiri-sendiri , suka ngajakin sepeda-an, suka ngajakin bolos-_- , suka ngajakin main kesana sini . 
uuu kangen banget-banget lah pokoknya !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! 
ulfa yang satu kota aja udah jarang ketemu apalagi Poo sama esta yang nun jauh di malang sana :' hikss
hope can see all of you as soon as possible 

best regards , with hug and tons of love i miss you so!
source: pinterest

layu sebelum berbunga

ini cerita tentang bagaimana aku yang merasa patah hati dengan seseorang yang bahkan tidak aku kenal dengan baik sama sekali. huh lucu kan? silahkan tertawakan kebodohanku yang satu ini , bagaimana aku merasa ditinggalkan dan hampa setelah pria aneh itu pergi begitu saja. ini perasaaan yang berbeda , perasaan sakit yang ditimbulkan olehnya kali ini berbeda. ini bukan karena dia pergi begitu saja , aku sudah terbiasa dengan ditinggal pergi begitu saja. tapi mungkin karena diam-diam aku sudah mulai terbiasa dengan segala hal-hal aneh atau mungkin juga karena diam-diam dan tanpa sadar perasaan bernama "cinta" ini sudah muncul tanpa permisis sebelumnya. ah, terlalu banyak kemungkinan yang bermunculan begitu saja dan aku sendiri tidak begitu yakin dengan kemungkinan-kemungkinan ini. lihat? aku bukan tidak yakin tapi aku takut. takut tentang kemungkinan yang sebenarnya terjadi, ah aku sudah terlalu banyak bercerita tentang pria aneh yang selalu bercita-cita menjadi nahkoda itu. sesosok pria yang bahkan tidak aku kenal baik , masih jelas di inghatanku yang tidak seberapa ini bagaimana pertemuan pertama ku dengan pria aneh itu terlalu ala-ala FTV remaja jaman sekarang kalau aku bilang. tapi , karena aku sedang ingin mengenangnya maka akan aku ceritakan bagaimana awal mula aku bertemu dengan sesosok yang kini mungkin sedang berada di belahan laut lainnya.

pertemuan pertama kami terjadi di cafe favoritku , aku bilang kafe favorit karena cafe ini bersebelahan dengan toko buku dan bersebrangan dengan toko bunga. jadi setelah membeli buku ataupun komik yang memang sudah lama aku tunggu aku akan langsung menuju kesana dan itu memang sudah menjadi rutinitasku setiap bulan , tidak ada yang berbeda sore itu sampai ketika rintik hujan perlahan datang tanpa permisi. Bergegas aku memilih kursi nomor 3 dari pintu di pojok kanan di sebelah jendela besar yang langsung berhadapan dengan jalan raya yang mulai di padati orang-orang yang tergesa-gesa. Segera setelah pelayan mencatat pesananku. Hot chocolate dan cheese cake. Pelayan itu meninggalkanku dan aku mulai larut dalam alur cerita novel, hingga tiba-tiba
 "kamu sendiri? Aku boleh duduk disini?" 
Dan pandangan kami bertemu , cukup lama hingga dia mengulangi pertanyannya 
"kalau kamu nggak keberatan aku boleh duduk disini? kalau nanti sudah ada bangku kosong aku bakal langsung pindah" 
sebelum menjawab ku edarkan pandanganku dan memang semua meja penuh ,efek hujan batinku. "silahkan , tapi aku sedang membaca" 
aku memang tidak senang di ganggu ketika sedang membaca , makanya aku sering kesini sendiri.
"oke , deal. terima kasih"
 segera setelahnya dia menarik kursi dihadapanku dan keheningan pun tercipta karena aku kembali larut ke dalam bacaanku yang sempat tertunda karena kedatangan pria ini. dua orang asing yang "terpaksa" duduk satu meja karena suatu keadaan dan hanyut dalam diam hingga
"mbak , ini pesanannya ada tambahan lagi?" 
pelayan telah mengatantarkan pesananku . aku bahkan hampir lupa telah memesan sesuatu , sesaat sebelum pelayan itu pergi terdengar suara berat yang menahan pelayan tersebut 
"cappucino panas satu ya mbak" 
dan pelayan tersebut pergi setelah memastikan pesanan pria asing di hadapankku kini. 
"aah akhirnya selesai" 
seruku sambil menutup komik yang baru aku beli dan mulai meminum hot chocolate ku yang sudah tidak panas lagi itu , 
"suka cheese cake?"  
tiba-tiba pria itu membuka obrolan , mungkin karena dia melihat aku sudah menutup novel dan memasukkannya kembali ke dalam plastik 
"hmm iya lumayan sih ,mau?"
setelah berfikir sebentar aku menawarkan cheese cake kepada nya karena sepertinya dia cukup baik
."nggak , makasih tahu nggak katanya orang yang suka cheese cake tipe orang yang penuh cinta ,perasaan yang cukup halus sehingga gampang tersentuh.lebih menikmati suasana mellow ketimbang hingar bingar keramaian" 
"hmm lumayan bener sih" 
dan dia tersenyum.sebuah senyum simpul tapi entah kenapa cukup untuk membuatku terpana , bahwa lelaki asing di hadapanku ini cukup menarik. dan satu hal yang baru aku sadari adalah sebuat mata berwarna hazelnut yang menaungi kedua matanya.
"mas , ini pesanannya .hot cappucino"
"ah ya , terima kasih mbak"
setelah pelayan itu pergi , aku kembali memperhatikan pria asing di hadapanku ini yang sedang asik menikmati pesanannya yang baru datang itu 
"kenapa?"
sepertinya dia sadar kalau sedang aku perhatikan. aku hanya menggeleng dan membuang muka ke luar jendela memperhatikan toko bunga di seberang jalan.
"lagi nunggu orang ya?"
kata ku akhirnya karena melihatnya seperti gelisah melihat jam di pergelangan tangannya
"iya , udah sejam tapi kayaknya ngga dateng deh"
"di telfon aja , apa di sms"
"Handphone ku ketinggalan di rumah"
"pakai punya aku aja"
sesaat setelah menawarkan aku sedikit menyesal , ah bagaimana kalau ini hanya akal-akalannya saja .tapi lagi-lagi sebagian diriku meyakinkan kalau dia adalah orang baik
"nggak usah , makasih . lagian aku nggak hafal nomornya hehehe"
dan setelahnya dia menceritakan tentang banyak hal dari hal-hal sederhana sampai hal-hal aneh yang terlihat tidak penting. dan yang aku tangkap dari pria asing ini adalah dia tipe orang ramah dan memiliki selera humornya tinggi dan tidak terlalu jaga gengsi . hampir satu jam lebih kami terlibat obrolan seru hingga dia melirik ke arah jam di tangannya sekilas dan berdiri dari kursinya.
"sebentar ya"
setelah nya dia berjalan ke kasir dan langsung menuju ke pintu keluar . aku hanya mengamati gerak-geriknya dari meja ku enggan untuk bertanya apalagi mengikutinya. dia berkata sebentar kemudian keluar , apa maksudnya? entahlah. anggap saja dia tadi hanya numpang minum dan karena sekarang hujan mulai berhenti dia sudah tidak harus ada di dalam cafe ini lagi kan? tapi kemudian tiba-tiba pria asing itu kembali ke dalam cafe sambil membawa sebuket bunga yang aku sendiri tidak tahu jenis apa itu . aku memang payah dalam hal berkebun aku hanya sebatas tahu bunga mawar, melati,kamboja , teratai, lily ya hanya sebatas bunga yang ditanam ibu di halaman rumah.
"buat kamu"
"terima kasih , tapi ini bunga apa?"
"hahaha kamu tidak tahu?"
ntah kenapa pria ini pintar sekali bermain dengan perasaan karena tertawanya bukan tertawa yang mengintimidasi ketidak tahuanku atas bunga yang kini sudah berpindah ke tanganku ini.
"baiklah , ini namanya bunga sweet pea"
"oooh"
aku hanya ber-ooh-ria dan memperhatikan bunga tersebut hingga akhirnya dia berdiri.
"setiap bunga memiliki arti "
"kalau bunga ini artinya apa?"
"kamu penasaran? kamu bisa cari sendiri aku sudah memberikan clue-nya kan? namanya sweet pea"
"hmmm"
kataku setengah kesal karena dia tidak memberitahukanku dan malah memberikanku teka-teki seputar bunga.
"kalau aku sudah tahu bagaimana?"
"kita pasti ketemu lagi kok"
katanya dengan mantap setelah itu dia mengucapkan selamat tinggal lalu berbalik badan dan berjalan keluar dari cafe. segera setelah dia pergi aku bergegas merapikan buku-buku yang baru saja aku beli dan mendapati bahwa dia telah membayar semua pesanan di meja kami tadi. aku bergegas pulang kerumah dan mencari arti dari bunga sweet pea. dan sesaat setelah ketemua arti dari bunga sweet pea tersebut sebuah senyum hadir begitu saja. dan aku berharap kata-kata "kita pasti ketemu lagi kok" tidak hanya sekedar basa-basi biasa.


arti dari bunga sweet pea yang aku temukan dari mesin pencari dan setelah memastikannya pada ibu adalah  "terima kasih untuk saat-saat yang menyenangkan".


source: pinterest.com


continue part 2

surat untuk seseorang yang tengah menghilang

untuk seseorang yang entah sedang berada dimana , seseorang yang mungkin sedang menyepi di suatu tempat.
untuk seseorang yang biasanya ada di depan ku menanti senja ,yang mungkin sekarang tengah menanti senja entah di mana.
untuk seseorang yang biasanya selalu datang tepat di detik ketika  aku berharap kedatangannya , yang aku pun tak tahu sedang apa sekarang.
untuk seseorang yang katanya sedang vakum untuk menemuiku dan memilih untuk menghilang sementara waktu.
"biar kamu tahu rasanya kangen"
alasan macam apa itu? membiarkanku menunggu senja ini sendirian.
biasanya , di seberang sana akan ada siluet sesosok yang selalu aku tunggu kehadirannya.
seseorang yang selalu punya hal-hal aneh untuk diceritakan , cerita-cerita menarik untuk dibagi,
seseorang yang selalu menghadirkan segaris senyum dan menyisakan sepotong kenangan setiap harinya.
seseorang yang mengerti kemana harus pergi ketika keadaan mulai memburuk.pantai
tempat persembunyian paling nyaman yang kita temukan , tempat dimana ketika kita bersembunyi disana tidak akan ada yang mengejar kita . bukan karena mereka tidak tahu , tapi karena jauh.
tapi lagi-lagi jarak bukan masalah , kita menyukai 2hal yang sama bukan .pantai dan senja walaupun kamu selalu bilang kalau fajar juga tak kalah menarik tapi buat aku senja lah pemenangnya.
hai , tuan penuh kejutan sampai kapan permainan petak umpet ini kita mainkan?
aku tidak mau berlama-lama menunggu senja sendirian di tempat ini , aku selalu merasa tidak cukup tangguh untuk melewati senja di tempat ini sendirian.
semua tidak sama ketika kamu tidak ada ,tidak ada seseorang yang bisa aku ajak berbincang-bincang tentang apa saja. 
jadi , cepatlah keluar dari persembunyianmu dan kita hentikan permainan petak umpet ini.
bisa-bisa aku berhenti menyukai senja jika kamu terlalu lama menghilang dan bersembunyi

sincerly 

your partner for waiting sunset





random

halo. lupakan dulu tentang blog challenge yang beberapa hari lalu aku posting.
sejenak untuk menyadari beberapa hal . beberapa hal yang sebenarnya baru saja aku sadari ,
tentang bagaimana hidup itu akan terus berputar , akan terus bergerak maju . tidak peduli apakah kamu mengehendakinya atau tidak . yang aku tahu ingin atau tidak hidup itu tidak pernah berhenti di satu titik .
apa yang sebenarnya terjadi pun kadang terlalu terlambat untuk disadari , begitulah hidup bukan seperti yang kita pikirkan, kita disuruh untuk belajar dari apa yang telah kita lewati. bukan untuk mengenang ataupun menyesali, tapi memang terkadang kita harus belajar dari beberapa luka dan beberapa kesalahan.
berhenti untuk meratapi , berhenti untuk mengutuki satu persatu hal yang salah , hal-hal yang mungkin menyakitkan ataupun meninggalkan kenangan buruk, hidup itu bergerak maju dan berputar tidak ada orang yang selalu dibawah atau pun selalu diatas.perputaran itu konstan.

september-oktober-november-desember-januari-februari. bulan-bulan yang penuh up and down , banyak tawa dan beberapa air mata di dalamnya . banyak hal yang sudah dilewati begitu saja. banyak tempat yang sudah sempat di singgahi dan banyak cerita yang sudah di buat selama hal-hal itu berlangsung.
bukan penyesalan yang ingin aku tulis , bukan juga rasa bangga yang ingin aku banggakan. apa yang harus disesali? ketika memang semuanya sudah terjadi? apa yang ingin dibanggakan ketika hal-hal yang ingin digenggam pun tak lagi dalam jangkauan?
 tidak pernah ada yang namanya kebersamaan yang abadi selagi kita hidup di dunia. iya , aku membenarkan kalimat itu . setiap pertemuan akan mempertemukan perpisahan di akhirnya , setiap halo akan di akhiri oleh goodbye , bukankah setiap "once upon a time" pun di akhiri "the end" di belakangnya?
tidak peduli apakah kita yang meninggalkan ataukah kita yang ditinggalkan ,yang pasti kita harus tetap maju dan hidup masih akan terus berjalan.

Terkadang , setiap kita berniat mengakhiri beberapa hal yang terlihat memuakkan disaat yang sama perasaan untuk mempertahankan hal-hal yang sebenarnya harus dibiarkan lewat datang kembali.
membuat kembali bertanya-tanya melepaskan atau mempertahankan?
terlalu jauh untuk menyerah , terlalu lelah untuk bertahan.
dan bukankah hidup itu selalu tentang pilihan , tentang sebuah perjuangan dan tentang bagaimana memperjuangkan hal-hal yang begitu kita inginkan? tentang bagaimana menghargai orang-orang , menghargai usaha demi usaha , menghargai setiap kejadian dan menghargai berbagai keadaan yang sudah terjadi , yang sedang terjadi maupun yang akan terjadi.
bukan tentang bagaimana meratapi bahwa hidup itu tidaklah adil , tapi bagaimana mensyukuri bahwa kita masih punya kesempatan untuk mencoba dan untuk memperbaiki setiap kesalahan yang sudah terjadi.


idioms

halo  ,selamat malam yogya yang hampir seharian ini hujan .
kita akan absen sejenak dengan fiksi , sejenak untuk membahas satu idiom yang sangat dan entah kenapa sangat menarik.
so , here we go.
pernah ngga sih di satu waktu , ketika kamu mempunyai perasaan yang berlebih untuk seseorang ?
perasaan yang sukar di artikan , perasaan yang kamu sendiri pun tidak bisa menggambarkannya dengan kata kata . terlalu abstrak.
iya , perasaan ketika kamu menyukai atau mencintai seseorang . bisa kah kamu menggambarkannya?
orang orang selalu mengumpamakan seperti ada ratusan kupu kupu di dalam perutnya , oke pertanyaan sederhana . pernahkan mereka benar benar merasakan ada ratusan kupu kupu di dalam perutnya?
bisa kah kamu membayangkannya? tidak, iya kan?
oleh karena itu aku menyebutnya abstrak , terlalu sulit untuk di gambarkan bagaimana bahagianya ketika satu pesan singkat yang kadang isinya pun hanya "lagi apa? sudah makan ? jangan lupa makan nanti sakit:)" sederhana tapi penuh makna bisa merubah mood mu seeharian kan? atau ketika kamu sakit dan datang lagi sebuah pesan "gimana? udah enakan? jangan lupa makan sama minum obat biar cepet sembuh , biar bisa ketemu lagi" dan berbagai pesan pesan lainnya .
terkadang ketika kita mulai menyukai atau mencintai seseorang kita tidak akan memperdulikan lagi semua omongan buruk orang tentang dia , benar kan?
kita selalu mempunyai sanggahan sendiri untuk dia , selalu membela nya entah bagaimana caranya.

think the sun shines out (of) somebody's backside 

yang makna nya gini to love or admire someone so much that you do not think they have any faults.

ya , kurang lebih sih gitu jadi kita ngga bakal lihat kalo dia itu punya salah atau ngelakuin sesuatu yang salah sangking cintanya atau sangking sukanya kita ke dia .  kalau masih dalam batas normal atau wajar aja sih its okay tapi gimana kalau itu udah kelewatan?
makanya , ketika kita suka atau sayang sama seseorang jangan sepenuh jiwa tapi sepenuh hati aja jadi kalau dia pergi atau hilang yang sakit hatinya bukan jiwanya :))
okay , J.K at all i want to say "kalau emang sayang sama seseorang sayangilah dengan secukupnya" bukan melarang atau pun menghalangi besarnya rasa cinta itu sendiri , tapi bukankah sesuatu yang berlebihan itu memang tidak pernah baik dimata allah?
"perjuangkanlah apa yang emang pantas untuk diperjuangkan , berjuanglah untuk seseorang yang akan berjuang juga untukmu . jangan biarkan kamu berjuang untuk sesuatu yang sesungguhnya tidak pantas untuk diperjuangkan apalagi memperjuangkan orang yang tidak pernah balik memperjuangkanmu"

selamat malam.


Perjalanan pulang

Perjalanan pulang adalah sesuatu yang hampir selalu aku tunggu Ketika aku 9 tahun - 3 SD. pulang dengan jalan kaki bukan di jemput , bukan juga berbarengan dengan segerombolan teman satu kompleks. Sebuah perjalanan pulang di temani seorang anak lelaki kecil di sebrang jalan , berjalan searah di sisi yang berbeda selalu tampak menarik untukku- mungkin juga untuknya? Entahlah aku tidak pernah bertanya.  Bukan perjalanan jauh , bukan sebuah perjalanan menjemput senja . Jarak yang ditempuh pun relatif dekat 300 meter untukku dan sedikit lebih jauh untuknya karena harus melewati bukit, perjalanan yang dipenuhi cerita , sesekali bercanda dan sesekali saling menggerutu ataupun ngambek . Saling berbicara dalam jarak bersebrangan dan dipisahkan jalan raya tidaklah mudah , tapi aku melakukannya hampir setiap hari. Walau terkadang aku harus mengalah untuk sedikit berjalan lebih jauh dan menemaninya mendaki bukit;tentu saja masih dalam jarak bersebrangan dia di kiri dan aku di sisi kanan- dan hingga akhirnya berpisah di atas bukit , aku harus bersyukur karena kompleksku memiliki gerbang'kecil' yang lain. Terkadang dia berjalan sendiri dan kali lain aku yang berjalan sendiri, kadang aku berjalan disisi kiri bersamanya dan menyebrang ketika sudah sampai di depan kompleks , dan terkadang dia pun melakukan hal yang sama. Selama 2 semester kami berjalan pulang bersama sama walau tidak bersisian . Hingga akhirnya semester berakhir dan berakhirlah cerita perjalanan pulang yang selalu aku tunggu .
Hingga akhirnya kami bertemu lagi -dalam suasana canggung dan hampir tidak saling mengenali dan sapaan "hai!" Itupun keluar dan aku hanya melambaikan tangan lalu pergi karena di kejar janji. Oh my! Aku masih ingin bercerita banyak hal tapi aku tidak punya waktu kala itu, jadi aku berharap kali lain ada waktu lagi.
Dan satu lagi Jangan harapkan perjalanan ini romantis , kami hanya 2 anak kecil yang dalam perjalanan pulang. Terlalu dini untuk membicarakan cinta kala itu, adakah yang istimewa? Tidak ada! Hanya saja terkadang aku ingin melakukan satu perjalanan pulang bersebrangan itu, satu kali saja. Bisa kah?

Nb: postingan kali ini bukan fiksi walaupun tidak sepenuhnya nyata. Keep reading and enjoy my story :)

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS