kalau begitu , biarlah

kalau dengan berjalan sendiri di jalan masing-masing justru membuat kita, atau setidaknya kau lebih bahagia.
maka , berjalan lah di jalan yang kau yakini . pun begitu dengan ku, aku akan memilih jalanku.
kalau dengan tak lagi bersinggungan justru membuat kita, atau setidaknya kau lebih mudah menjalani kehidupan.
maka, hindari lah hal-hal yang membuat kita bersinggungan. pun begitu dengan ku, aku akan menjaga agar kita tak bertatap muka.
kalau dengan tak lagi mendengar kabar satu sama lain justru membuat kita, atau setidaknya kau lebih tenang.
maka, tak usah hiraukan orang-orang yang silih berganti bak tukang pos membawa kabar, pun begitu dengan ku, aku akan berusaha agar kabar dariku tak terdengar olehmu.lagi.

tentang aku, aku tidak akan menyesal.
tidak akan merenungi mengapa kisah kita tidak berakhir seperti harapan orang-orang.
jadi, setidaknya tidak ada hal yang perlu kau takutkan.
aku,
tidak akan menyebarkan berita tidak enak tentang mu.
aku,
tidak akan melabeli mu apa-apa, karena perasaan ini atau setidaknya perasaanku bukan menjadi tanggung jawabmu.

tentang mu, aku masih tidak tahu.
apakah memang seperti ini, atau akan ada cerita yang lain.
tidak akan memaksa mu untuk melanjutkan sesuatu yang tidak kau kehendaki.

jadi , lanjutkan lah hidupmu.
dengan bahagia, atau setidaknya bersama orang yang kau yakini bisa membawa kebahagiaan untuk mu.

bulan yang berhenti berevolusi

seperti bulan yang hanya berevolusi pada bumi . begitu pula aku, hanya berputar-putar di sekelilingmu
tak pernah tahu caranya berhenti , tak pernah tahu carany berpindah dan tak pernah tau alasan mengapa aku disini.
kau mungkin heran, tapi aku tentu lebih heran lagi. 
aku tidak pernah berharap apa apa pada awalnya , tapi berakhir dengan aku yang paling menginginkan sesuatu .
aku tidak pernah ingin merasakan apa apa pada awalnya , tapi berakhir dengan aku yang merasakan sesuatu yang cukup aneh.
aku tidak ingin memiliki sesuatu pada awalnya, tapi berakhir dengan aku yang merasa kehilangan sesuatu.
aku tidak berharap akan jadi seperti ini pada akhirnya , aku tidak berharap akan jadi serumit ini , aku tidak pernah berharap akan terjadi sesuatu yang berlebih .tidak. tidak pernah sama sekali . 

aku tidak pernah berharap terjebak dengan perasaan seperti ini, tidakkah kamu tahu?

dan aku tidak tahu harus seperti apa sekarang, haruskah aku berpura-pura tidak pernah mengenalimu? haruskah aku tetap seperti biasa? atau haruskah aku mengikuti apa yang kini kau lakukan?
satu waktu seperti orang yang sudah lama saling kenal, namun satu waktu kemudian seperti orang yang tak memiliki memori apapun?
haruskah aku seperti itu?
hingga pada akhirnya aku menemukan jawabannya. aku harus tetap seperti biasa.
seperti kantung teh yang terlanjur bertemu dengan air hangat, tidak ada yang bisa di lakukan untuk membuat air tersebut kembali jernih. hingga menambahkan gula lalu mengaduk nya serta menambahkan sedikit es batu agar menjadi es teh manis agar tetap dapat dinikmati, pun begitu dengan kisah ini , akan ku ingat sebagai kisah yang manis nantinya.
tentang bulan yang jatuh cinta kepada bumi dan berharap bumi berhenti untuk berevolusi, hanya karena tidak ingin ada bagian lain dari bumi yang bertemu matahari. 

pamit

Hari ini adalah hari dimana aku menyadari bahwa semua sudah tidak lagi sama, untukku dan tentu saja untukmu .
Aku sudah menyadari bahwa sesuatu tentang kita memang sudah tidak mungkin terjadi sejak ratusan hari lalu, tapi aku selalu beranggapan bahwa semua hanya sementara.
Hingga akhirnya, hari ini tiba dan aku menyadari bahwa satu-satunya kemungkinan yang terjadi adalah tidak akan ada cerita lagi.
Cerita tentang kita sudah berakhir bahkan sebelum kita sempat untuk memulainya.
Tidak apa, teruslah berjalan karena aku pun tidak akan berhenti .
Anggap saja apapun yang terjadi hari ini adalah salam perpisahan; rangkulan tangan, kepala yang bersandar, keluhan tentang beratnya hidup adalah salam perpisahan untukmu.
Karena aku, tidak akan lagi melakukannya denganmu.
Jika kita masih saja bertemu, anggaplah kita hanya dua manusia yang pernah berjalan di jalan yang sama karena ketidak sengajaan yang diciptakan oleh semesta. Bukan karena takdir tapi hanya ke iseng an semesta.

Jadi, “anak kecil” mu menitipkan salam perpisahan dengan harapan kamu selalu bahagia dan jangan berteman dengan kesepian untuk ke sekian kalinya. Karena mungkin “anak kecil” mu ini tidak akan bisa menepati janji “aku tetap nemenin kamu kok kalau ngga ada yang mau nemenin kamu” yang pernah di ucapkan nya. 


source: pinterest

kau dan ayah

Hai , bagaimana kabarmu ? baik-baik saja? Semoga baik-baik saja dan aku harap selalu baik-baik saja.
Kamu terlihat bahagia , aku juga masih berharap semoga bahagia mu nyata dan tidak dibuat-buat .
Sekarang lagi musim hujan , jangan lupa bawa jaket kalau pergi keluar-keluar dan kurang-kurangi minum- minum an dingin! Kamu selalu memesan minuman dingin kapanpun itu .
Kau tahu? Aku masih menuliskan tentangmu walau surat ijin tentangmu tidak pernah kau baca , entah kau setujui atau tidak tapi aku akan tetap menulis untukmu karena ini lagi-lagi tentangmu .
Walau aku punya banyak orang untuk ditujukan suratnya tapi entah mengapa surat untukmu adalah pilihan favoritku . mengapa? Entah . menuliskan semua tentangmu selalu terasa mudah seperti berbicara begitu saja .
Memilihmu tidak pernah mudah untukku pun mengakui aku memilihmu jauh lebih sulit . kau tahu?
Seandainya pilihan itu ada mungkin aku akan memilih untuk tidak memilihmu .
Ah kau tahu , aku berencana mengenalkanmu pada ayah ku suatu saat nanti . tapi mungkin sekarang rencana ku gagal berantakan .
Entah mengapa aku selalu melihat ayah ketika aku melihatmu , aku selalu merasa sedang bersama ayah ketika aku bersama mu , dan aku selalu aman jika aku tahu kau ada disana.
Aku tidak tahu , tapi aku selalu merasa terlalu banyak kesamaan antara kau dan ayah .
Kamu dan ayah punya banyak kesamaan , tidak percaya? Selain sama-sama pria
Kau dan ayah lahir di tanggal dan bulan yang sama hanya selisih 24 tahun
Kau dan ayah sama-sama menyukai telur setengah matang namun kering di pinggirnya
Kau dan ayah sama-sama menyukai kopi dengan satu sendok gula
Kau dan ayah menyukai klub sepak bola dan juga memiliki pemain favorit yang sama
Kau dan ayah sama sama memiliki porsi tersendiri di dalam hatiku , tapi tentu saja ayah memilikinya lebih besar
Kau dan ayah sama-sama selalu memarahi ku ketika aku tidur terlalu larut
Kau dan ayah sama-sama tahu bahwa aku susah untuk terbangun di pagi hari
Kau dan ayah tahu bahwa aku si penakut yang sok berani
Kau dan ayah tahu bahwa aku selalu membangkang walau sudah ada larangan
Kau dan ayah selalu tahu bahwa sebatang coklat adalah pereda kemarahanku
Kau dan ayah sama sama selalu mengabulkan semua keinginanku , tapi tentu saja itu dulu
 tapi bedanya ayah mencintaiku dan kau tidak
ayah masih berusaha membahagiakanku dan kau tidak
ayah masih tetap disini bersamaku dan kau tidak
ayah tetap tertawa bersamaku dan kau tidak
walaupun semua jawaban adalah tidak aku tetap saja tidak bisa berhenti untuk mengirimkan surat dengan harapan kau akan membaca dan pada akhirnya mengerti dan memahami . bahwa , betapa gadis kesayangan ayah ini pernah hampir mencintaimu sebesar ia mencintai ayah nya hanya karena kesamaan yang kau miliki dengan ayah nya.


penerima nya masih sama

hai , ini surat ke-13. kau tahu? kata orang-orang itu adalah angka sial tapi aku tidak peduli aku masih akan menulis tentangmu. 
aku suka menulis tentangmu. tanpa kamu minta pun aku tetap menulis tentangmu , aku selalu bersemangat jika itu harus tentangmu. tidak selamanya membahagiakan memang tapi setidaknya bersama kata-kata yang tidak selamanya rapi, kenanganmu tetap rapi tersimpan.
aku jarang mengabadikan kebersamaan kita dalam sebuah potret oleh karena itu aku menyimpanmu dengan rapi dalam setiap huruf demi huruf yang aku simpan di dalam draft folder di dalam laptop,
kamu tidak perlu tahu dan aku juga tidak memaksamu untuk membaca nya. aku selalu ingin menyimpan semua kenangan tentangmu dalam sebuah potret gambar agar aku bisa mengabadikan tawamu dengan lebih mudah, tapi saat bersamamu entah mengapa aku tidak pernah melakukannya. hingga sekarang ketika semua telah menjadi seperti ini aku  hanya bisa mengenangmu lewat semua tulisan yang pernah aku buat untukmu. aku belajar untuk kembali mengingat ingat perasaan ketika aku menuliskan semua cerita tentangmu , aku belajar untuk membayangkan kata demi kata yang pernah kau ucapkan. 
Sejujurnya aku ingin menggambarkan sosok mu dengan penuh keceriaan di dalamnya , tapi entah mengapa aku tidak pernah bisa menceritakan dengan baik bagian dimana kita tertawa bersama , hanya bagian perpisahan yang menyedihkan seperti inilah yang aku tuliskan , hanya bagian ketika dimana aku merindukan mu dan kau tidak merindukan ku , hanya bagian dimana aku menyesal tidak pernah berusaha lebih keras untuk membuatmu tetap disini . Sejujurnya aku tidak ingin mereka berfikir bahwa bersamamu aku tidak pernah bahagi. aku selalu bahagia , selama itu artinya bersamamu. Hey! Kau tahu itu juga kan? Yah mungkin kau tidak tahu . tidak apa-apa , lagi-lagi jika itu tentangmu aku akan selalu memaafkan mu .
Bahkan perpisahan tanpa salam ini pun aku maafkan , aku tidak akan lantas mengutuk kepergianmu yang mendadak dan tanpa salam ini. Aku sudah bilang kan? jika itu tentang mu maka batas toleransi ku akan berubah menjadi sebesar dunia bahkan mungkin lebih besar.
Banyak yang ingin aku ceritakan , tapi malam terlalu larut dan aku semakin bingung bagian mana yang ingin aku tuliskan lagi . bagian mana lagi yang harus aku ceritakan padamu? Aku ingin menceritakan semuanya kepadamu tentang hujan yang tidak henti , tentang bunga matahari yang mulai layu karena tidak adanya sinar matahari beberapa hari belakangan ini, tentang bapak kos yang tidak menepati janjinya tentang saluran tivi , tentang banyak hal . kau tahu? Aku masih tetap sama , tetap cerewet seperti biasanya. Dan kamu? Entahlah mungkin kamu sudah berubah dan ogah mendengarkan semua keluhan tidak pentingku , maka dari itu aku menulis untukmu dan sesuai tagline blog yang aku pasang
“semua cerita yang tak pernah terucap dan semua kata yang rapi tersimpan , luangkan sejenak waktumu dan coba di mengerti”

Semua pesan dan surat ini tentang semua cerita dan kata yang tak pernah terucap karena kau terlanjur pergi dan pada akhirnya hanya rapi tersimpan di dalam draft word di folder laptop . jadi, ketika kau memiliki waktu luang sempatkanlah sesekali membaca suratku yang hampir separuhnya berisi tentangmu dan tentang kita. Dan satu lagi , tolong di mengerti surat ini bentuk rinduku padamu tapi jangan terlalu di anggap serius. Jika surat dan pesan ini mengganggumu maka anggaplah surat ini bukan untukmu atau anggaplah surat ini hanya bercanda, tapi jika kau senang menerima nya maka kembalilah. Agar aku dapat menuliskan cerita bahagia ketika aku bersamamu . sederhana kan?


dari aku , yang masih saja cerewet dan seperti biasanya


warna mu ternyata tak berubah

Aku kira ini harapan baru , ternyata ini hanya imajinasi ku saja
Aku fikir kamu sudah berubah warna , aku pikir kamu sudah tak lagi abu-abu .
Ternyata ,lagi-lagi ini hanya imajinasi ku saja .
Kamu masih sama , masih saja abu-abu
Dan aku? Aku pun masih sama . berharap abu-abu mu berubah menjadi sebuah warna.
Kamu yang berwarna untuk orang lain , kamu yang pernah berwarna untuk orang lain ternyata tidak akan merubah warna mu untuk aku .
Untuk mu , aku mungkin hanya mampu menerima warna abu-abu . yang kamu tidak tahu aku selalu penuh warna hanya tidak ada warna abu-abu , hingga kamu datang .
Dan dalam sekejap semua warna menjadi sempurna , kamu menyempurnakan warna-warni itu .
Tapi perlahan semua warna berubah , tapi abu-abu mu tidak
Kamu tetap abu-abu tapi memancarkan warna lain untuk orang lain.
Perlahan tapi pasti aku mulai merasakan kecemburuan atas abu-abu yang kamu berikan , aku juga ingin merasakan warna-warna lain yang biasa kamu berikan kepada orang lain .
Benar jika manusia tidak pernah puas akan apa yang sudah ada , tapi aku hanya ingin tahu sisi lain dari mu .
Aku hanya ingin memahami sepenuhnya
Tanpa celah , tanpa ada yang aku tidak tahu .
Tapi , pada akhirnya semua orang pun tahu , bahkan daun-daun yang gemerisik ditiup angin pun paham bahwa harapan hanyalah harapan sampai kapan pun kamu tetaplah sama abu-abu untuk ku.

Bahkan hingga nanti ketika lautan mengering dan langit tak secerah biasanya kamu tetap abu-abu untukku .  

ku tak pernah harap kisah kita kan jadi lebih indah - kamasean

untuk para putri yang selalu menemani

Hai , sebelum membaca lebih lanjut surat kali ini bukan untukmu . aku ingin menuliskan hal-hal lain agar kamu pun tahu aku masih punya hal-hal menarik untuk dituliskan , tidak melulu tentang kamu walau hampir semua tentangmu .

Baiklah , kali ini aku berubah menjadi rapunzel 

Surat kali ini aku kirimkan untuk segerombolan wanita panggil saja mereka Aurora, Belle, Anna, Cinderella dan Merida  .
Putri-putri berisik , dan juga penuh energi seakan tidak pernah lelah , walau bukan putri sesungguhnya , Para putri yang belum menemukan pangerannya . (bagian ini aurora tidak dihitung)
Putri-putri  yang selama beberapa waktu sudah menyediakan banyak waktunya untuk menemani aku , mematahkan semua anggapan dan ketakutan bahwa tidak akan memiliki orang untuk bersandar ketika lelah , tidak memiliki siapapun untuk berbagi , tidak memiliki siapapun untuk sekedar berbagi ketika berbahagia .
Putri-putri  yang selalu menyadarkan aku bahwa hidup tidak selalu tentang pasangan, bahwa tertawa tidak harus dengan pasangan dan bahwa tempat romantis harus di datangi berdua .
Putri-putri  yang entah mengapa tetap bersama walau aku pun menyadari tidak sedikit aku bertingkah menyebalkan , seringkali aku ingin selalu dimengerti .
Segerombolan wanita yang selalu ada , tanpa lelah , tanpa pernah bosan selalu setia bahkan ketika perlahan dia pergi dan berlalu tapi mereka tetap sama dan tetap ada.
Tetap menguatkan satu sama lain walau terkadang sendiri pun tidak cukup kuat tapi tetap berusaha menguatkan , berusaha menenangkan ketika gundah perlahan datang dan awan kelabu mulai mendominasi.
Setidaknya sebelum semua berlalu , kali ini aku biarkan mereka tahu  dan akan ku biarkan mereka membaca tulisan yang memang aku siapkan untuk mereka .
Terima kasih untuk Aurora dan cinderella yang selalu siap mengantarkan Rapunzel yang rapuh dan manja ini untuk berkunjung ke pantai dari sekedar berkunjung hingga menginap
Terima kasih untuk Anna yang selalu berbagi cerita dan memberikan nasihat tentang cinta walau kisah tentang mu pun belum berbahagia , semoga kamu selalu berbahagia
Terima kasih untuk Belle , yang selalu menuruti semua keinginan dan mengabulkan semua keinginan dari rapunzel yang selalu mendambakan hal-hal romantis dari pangeran yang tak kunjung datang .
Terima kasih untuk Merida , yang selalu memaklumi dan memahami bahwa rapunzel yang satu ini tidak pernah dewasa .
Aku biarkan mereka tahu bahwa aku berbahagia karena setidaknya di dalam lembaran cerita tentang ku pernah ada nama dan sepenggal kisah bersama mereka .
Aku akan membiarkan mereka tahu bahwa aku bahagia , bahkan jika waktu yang kami miliki akan segera habis aku tidak pernah menyesal pernah berbagi cerita dengan mereka 
Aku akan membiarkan mereka tahu bahwa aku bahagia , walau bersama mereka tidak selalu tentang tawa tapi setidaknya semua air mata akan berubah menjadi tawa di akhir cerita .
Terima kasih sudah pernah datang , terima kasih sudah pernah berbagi ,pernah saling menguatkan .
Entah , aku tidak pernah berkata akan selamanya . aku juga tidak berani menjanjikan selamanya , aku tidak tahu jangka waktu selamanya itu akan menjadi seberapa lama.
Aku tidak akan meminta selamanya karena selamanya tidak pernah ada .

Dari , rapunzel yang selalu menanti flynn rider datang menjemput .




bukan surat, ini pesan

Hai , kali ini mungkin bukan surat panjang seperti biasanya yang akan aku kirimkan . hanya sebuah pesan ,pesan singkat untukmu yang tidak tahu sedang berada dimana. 

Teruslah melangkah , jangan takut. Jangan cemas
Jika resah dan gundah tiba-tiba menghampiri berhentilah sejenak , jangan ragu jangan khawatir
Jika tidak ada tempat untukmu kembali dan beristirahat , maka hatiku lah tempatnya
Tidak seberapa bagus mungkin ,tapi setidaknya menawarkan ke nyamanan yang mungkin butuhkan
Tidak seberapa indah mungkin , tapi setidaknya berusaha memenuhi yang kau inginkan .
Jangan pernah takut dan berbalik , karna kalaupun berbalik maka aku adalah orang yang pertama kali kau lihat dalam beberapa langkah mundur
Bukan mengikutimu , aku hanya berusaha menjagamu . berusaha untuk menangkapmu jika saja sewaktu-waktu kamu terjatuh dalam perjalanan mu .
Sejauh apapun kamu pergi. Dengan siapa kali ini kamu pergi sudah seperti bukan masalah lagi.
Aku sudah terbiasa , menyakitkan memang. Tapi entah mengapa selama aku meyakini kamu masih akan pulang , aku masih tetap berusaha menerima mu kembali. 
Dan aku tidak bisa berkata tidak ketika kau bilang “Aku akan pulang
Kau tidak perlu tahu. Tapi nama mu akan selalu terucap mana kala aku sedang bercengkrama dengan sang pencipta dalam bait bait doa.


— 
Aku yang berdoa untuk kebahagiaanmu. Mencoba mendekatimu melalui sang pencipta. Agar sang pencipta tahu aku masih terus berusaha membuatmu bahagia dengan sejuta cara.


 
pict isnt mine


 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS