pindah(1)

entah bagaimana , pada akhirnya semua orang akan menyerah.
bukan karena lelah ,tapi karena tahu bahwa terus berusaha pun tidak ada artinya.
dan entah bagaimana , pada satu masa semua orang akan pergi
bukan karena bosan, tapi karena mengerti jika terus berada di tempat yang sama pun tidak berarti apa-apa
lalu entah bagaimana , semua yang pernah ada pun perlahan terlupakan dan tergantikan dengan sesuatu yang baru.
entah cepat atau lambat tapi pergerakan itu pasti , dan meninggalkan atau bertahan itu pilihan.
karena pada hakikatnya hidup itu tentang terus berpindah entah tempat, perasaan atau orangnya .tidak ada yang tertinggal selain kenangan.
pilihan pun hanya ada ingin membawanya atau meninggalkannya dan menemukan sesuatu yang baru?

 Hidup adalah kumpulan perpindahan kecil dan kita terjebak di dalamnya. -Raditya Dika.

unspoken word

dulu . tidak dulu sekali memang , tapi kata-kata ini adalah kata-kata yang tidak pernah keluar dari bibir ku .
kata-kata yang terlalu takut untuk aku ucapkan , keberanianku terlalu kecil kala itu . dan sekarang ketakutanku berubah menjadi penyesalan demi penyesalan. maukah kau mengetahuinya?
aku tidak akan berharap lebih seperti; kau yang tiba-tiba datang kembali mungkin? tidak. aku hanya ingin kau mengetahui beberapa kata yang tidak pernah sempat keluar , kata-kata yang harusnya dari dulu aku ucapkan . 
baiklah , mungkin nantinya kau akan menertawai kebodohanku . tapi setidaknya kau harus tahu.

"jangan pergi"
ini adalah kata pertama yang ingin aku ucapkan ketika melihat jarak yang ada semakin membesar. dua kata yang mungkin bisa merubah sesuatu di antara kita berdua. dua kata yang sekarang tidak bermakna apa-apa karena kau terlanjur pergi dan jauh .

"bisakah kau bertahan sedikit lebih lama?"
pertanyaan yang harusnya dari dulu aku keluarkan , terdengar muluk. aku menahanmu untuk tetap tinggal ketika yang kau inginkan adalah pergi. aku terlalu naif untuk sekedar mengumpulkan keberanian.

"bisakah kita tetap seperti ini?"
pertanyaan yang harusnya juga aku tanyakan dari dulu , pertanyaan sesungguhnya menyimpan harapan bahwa kita tidak akan berakhir begitu saja. pertanyaan yang terselip harapan agar kau memiliki harapan yang sama dengan apa yang impikan

"Jangan pernah lepaskan"
harusnya ini yang aku katakan ketika aku tau kau akan melepaskan tangan mu , rangkulan mu , dan pelukanmu. tapi aku takut. aku terlalu takut. takut jika nantinya kau justru semakin yakin untuk melepaskannya.

sebenarnya aku sendiri mengerti , sebanyak apapun kata yang keluar. sebanyak itulah kau tidak pernah peduli. sebanyak apapun aku merindukanmu , sebanyak itulah kau berfikir aku hanya sebagian kecil dari kenangan untukmu. 

-----------------------------------------------------

entahlah harus senang apa sedih , ketika post yang udah ada dari 12 oktober tahun lalu ini akhirnya di publish juga

late post 2

ada yang lebih konyol dari takut kehilangan yang memang bukan milik kita?
ada yang lebih bodoh dari sekedar memanipulasi perasaan sendiri?
banyak manusia angkuh mengatakan bahwa perasaan yang berlebih itu datang bukan karena terbiasa . mereka lupa bahwa perasaan bukan sebuah tombol yang bisa di atur kapan harus hidup kapan harus di non-aktifkan .
hingga akhirnya mereka sadar bahwa perasaan bukanlah sesuatu yang bisa di atur . dan mereka terlambat.

--------------------------------
iya , sudah terlambat dari 9 nov 2014 

wait for me?

bisa kah kita lari sejenak dari kerumitan yang dibawa oleh hidup?
bisa kah kita istirahat sejenak dari kesulitan yang kita temui di sepanjang jalan kita?
mungkin aku yang terlalu buta hingga aku tidak pernah tahu betapa sulitnya untukmu , untuk tetap berdiri bersama ku.
aku tidak pernah tahu betapa banyak nya rintangan yang kau lewati sendiri hanya demi menuju ke arahku.
aku tidak pernah sadar hingga hari ini. betapa aku harus berterima kasih dan meminta maaf di waktu yang bersamaan . 
berterima kasih atas semua yang telah kau lakukan , semua yang kau korbankan untuk tetap berdiri disampingku .menjagaku agar tetap berdiri kokoh melewati semua rintangan.
meminta maaf atas semua yang terjadi pada dirimu , apa yang kau terima dan apa yang kau dengar dari orang-orang yang tidak menyukai keberadaanmu yang selalu berdiri di sampingku
seandainya nanti aku menemukan sepasang sayap , kau adalah orang pertama yang akan aku bawa pergi menjauh dari semua orang yang berusaha memisahkan kita. orang-orang yang membuat kerumitan hidup kita semakin rumit dari sebelumnya.
mau kah kau menunggu?


----------------------------------------


mungkin aku lah satu satunya orang yang fokus mencari sepasang sayap dan melupakan mu yang menungguku ,
jika sekarang kau telah terbang dengan yang lain , mungkin juga ini salahku yang tidak pernah mengajakmu bersama-sama mencari sayap untuk sekedar melarikan dari segala kerumitan ini .
----------------------------------------



nemu paragraf yang paling atas waktu lagi bukain draft , dan baru di publish sekarang gak tau dulu mau dijadikan apa udah lama banget ini september 2014 , maaf kan. 

untuk seseorang yang telah pergi

untuk seseorang  yang kini telah pergi , apa kabar?
aku tidak akan pernah menyesali cerita kita yang berakhir dengan tidak bahagia ini . 
aku tidak akan merutuki mu atas semua yang selesai dengan tiba-tiba. tidak akan.aku berjanji.
"bagaimana hidupmu? makan mu teratur kah? cukup kah tidur mu? "
 banyak hal yang ingin aku tanyakan , banyak hal yang ingin aku pastikan.
tentang hilangnya kamu dari hidup ku , tidak akan aku pertanyakan . tidak apa-apa
dulu. dulu sekali aku selalu mempertanyakan , "berapa lama kau akan menetap?" 
bahkan jika kau selalu menjawab "selamanya" aku tidak pernah benar-benar percaya , kau tahu mengapa? karena orang-orang yang dulu. dulu sekali jauh sebelum mu . juga selalu berkata "selamanya" .
aku sendiri mulai mempertanyakan , seberapa lama definisi "selamanya" itu sendiri. 
mungkin kau tahu seberapa lama definisi "selamanya", tidakkah begitu? kau orang terakhir yang mengatakan "selamanya" dan kemudian pergi bagai angin lalu . 

untuk seseorang yang kini telah pergi , 
banyak yang ingin aku ceritakan; tentang kucing ku yang kini sudah beranak pinak , tentang bunga yang kini sedang bermekaran , tentang langit yang tidak pernah se teduh dulu , tentang orang-orang yang bertanya mengapa kini aku sendiri. 
aku tidak pernah sadar betapa cerewetnya aku dan betapa sabarnya kau mendengarkan aku . aku baru saja menyadari kau adalah orang yang selalu mendengarkan aku bahkan untuk hal paling tidak penting sekalipun. 
banyak yang ingin aku tunjukkan padamu; tentang bibir pantai yang selalu aku ceritakan , tentang gunung yang selalu aku tunjukkan gambarnya padamu, tentang sungai yang selalu aku rencanakan mngunjunginya bersamamu.
aku tidak pernah tahu , semenyusahkan ini jika tanpamu ; aku harus belajar berenang , aku tidak pernah bisa berenang tapi tidak pernah takut untuk tenggelam. selama ini aku tahu kau akan selalu memegangku . aku harus benar-benar berjalan di atas dua kaki ku sendiri bahkan jika aku jatuh , aku harus berdiri sendiri , karena kamu tidak lagi ada untuk membantuku kembali berdiri ,
ah terlalu berat ternyata jika tidak denganmu  

untuk seseorang yang kini telah pergi , 
bisa kah kau mengajariku? bagaimana caranya pergi dan berlalu begitu saja dari hidup seseorang?
bisa kah kau memberi tahuku? bagaimana rasanya melanjutkan hidup tanpa harus terkurung dalam rasa sepi karena ditinggalkan?
bisa kah kau membagi tips mu? bagaimana caranya kembali mencintai orang lain , jika separuh dari hati mu sudah tidak lagi ada di tempat yang sama?
atau, setidaknya 
bisa kah kau kembalikan separuh dari hatiku yang pernah kau ambil?
aku tidak sepertimu , aku tidak bisa menyentuh hidup seseorang ; membuatnya tertawa , membuatnya merasa berarti . lalu meninggalkannya begitu saja . 
dan kemudian berlalu begitu saja . terlalu menyakitkan bahkan untuk sekedar membayangkannya. 

untuk seseorang yang kini telah pergi , 
semoga kau selalu bahagia seperti biasanya , aku juga akan selalu bahagia seperti biasanya. 
kau tahu? orang yang pergi tanpa alasan , tidak di perboleh kan kembali dengan membawa alasan. 



dari , 
aku; warna yang tidak akan kau temukan dimanapun dan oleh siapapun. 

baru di upload aja

hari ini hari dimana genap dua tahun aku mengenalnya lebih dari seorang teman , tapi tidak bisa juga dikatakan kekasihnya.
aku masih ingat ketika aku berjanji pada diriku sendiri untuk tidak lagi menggantungkan segala keperluanku padanya ,
aku masih ingat hembusan angin di pinggir pantai yang seolah menampar ku perlahan untuk menyadari bahwa usaha ku selama ini tidak berarti apa-apa
aku masih ingat butiran ombak yang perlahan menyentuh ujung kakiku , seolah ingin membawaku turut serta kembali ke lautan , memberi tahu bahwa lautan adalah tempat yang paling nyaman.
aku masih ingat rasanya menangis diam-diam di sudut kamar ketika lampu kamar telah padam . ah cinta diam-diam memang hampir selalu dibarengi dengan menangis diam-diam .
entah , apa yang membawaku kembali ke tempat ini . aku memang sudah melanjutkan hidup , aku sudah jatuh cinta kembali , sudah merasakan bahagia yang sempat hilang untuk waktu yang tidak sebentar .
aku begitu mengenal perasaan ini , apa yang kamu tahu tentang rasanya di peluk dengan hangat ketika sesungguhnya hanya raganya yang memeluk mu erat , tapi tidak dengan hatinya . hatinya justru sedang memeluk erat sebuah hati yang lain?
sungguh ini bukan perasaan yang menyenangkan , tahu bahwa dia memperlakukanmu layaknya kamu adalah satu satunya sementara pada nyatanya kamu satu diantara koleksinya yang lain .
entahlah , aku pun tidak ingin lagi mengingat kembali dengan baik . 
aku kembali memandangi hot chocolate yang mungkin tidak lagi panas , hot chocolate tanpa ada secangkir kopi hitam pekat yang pahit di hadapannya . hanya ada bangku kosong di hadapanku sekarang.
entahlah , mungkin aku sedang merindukannya .
mungkin juga tidak . aku juga tidak pernah berniat untuk menyelami kembali perasaan ini lebih jauh dan lebih dalam.
karena untukku semua nya sudah berakhir ketika aku memutuskan untuk berkemas dan meninggalkan serta menyimpan dengan rapi semua perasaan dan kenangan yang menghubungkan aku dengannya .

untold

Aku tidak pernah ingin mengatakan “selamat tinggal”
Apa yang kamu tahu tentang ucapan “selamat tinggal”
Kamu tidak pernah benar-benar tahu , karena rasanya akan berbeda dari waktu ke waktu walau mungkin perihnya akan tetap sama .
Kamu tidak pernah benar-benar tahu apa itu selamat tingggal , tidak pula dengan aku .
Aku juga tidak pernah tahu apa itu selamat tinggal.
Yang pasti frasa satu ini adalah salah satu frasa yang aku benci .
Aku benci mengucapkan selamat tinggal untuk hal-hal yang baik .
Aku benci untuk menyadari tidak ada hal yang sepenuhnya berjalan baik , akan selalu ada perputaran naik dan turun sedih dan senang disana .
Tapi , tetap saja aku tidak senang dan aku tidak ingin mengucapkan selamat tinggal.


maafkan kerandoman post ini , maafkan ke tidak produktifan beberapa bulan ini . jangankan nulis , makan aja kehilangan selera :') maafffkaaaannnnnnnn . i'm gonna back as soon as possible. 

file lama

di saat semua orang sudah hampir menemukan tujuan perjalanan mereka , beberapa di antara mereka bahkan sudah menemukan jalan pulang disaat yang sama kita justru masih berputar-putar di tempat yang sama.
kita, dua manusia yang memulai perjalanan lebih dulu justru menjadi dua manusia yang mungkin jadi paling akhir menemukan titik akhir perjalanan kita . atau bahkan kita tidak akan pernah menemukannya bahkan sekedar jalan pulang pun kita tidak tahu berada dimana.
bahkan yang terjadi kita berhenti di tengah jalan , karena keadaan semakin sulit dan semakin tidak mendukung .
semesta yang semula mendukung pun perlahan memusuhi , perlahan tapi pasti seolah menguji ketangguhan kita.
pada akhirnya kita berhenti dari menelusuri perjalanan yang entah berakhir dimana ini . terlalu lelah untuk sekedar mencoba kembali menyusuri kita memilih untuk mengganti teman seperjalanan , bukan mengganti arah atau mengisi ulang tenaga .
yang kita lakukan justru mengganti teman seperjalanan berharap 'teman' yang baru memiliki arah dan tujuan tentang perjalanan.
sambil sesekali kita menoleh kembali jauh ke belakang , ke arah jalan setapak yang penuh lubang dan kerikil yang pernah kita lalui 'bersama' .
sesekali kenangan datang menyapa , menawarkan kesempatan kembali melalui jalan yang tidak mudah , di kali lain orang-orang menertawakan kebodohan kita yang memilih menyerah dan berbalik arah , mencari tujuan masing-masing daripada bersatu menyatukan kekuatan untuk terus berjalan di jalan yang sama.
kita. adalah dua orang yang kebetulan 'pernah' dipertemukan dalam satu plot cerita. dan entah bagaimana alurnya tiba-tiba saja berubah. berubah menjadi dua orang yang saling mencari satu sama lain , mencari jalan agar kita bisa bertemu lagi dalam satu plot cerita.
dan pada akhirnya kita menyadari bahwa kita tidak akan berada di dalam cerita yang sama. tidak untuk kedua kalinya .

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS